← Beranda
5 Isu Utama Kesepakatan Amerika Serikat dan Iran untuk Mengakhiri Konflik Berkepanjangan Regional
Risma Azzah FatinRabu, 27 Mei 2026 | 00.52 WIB
Seorang wanita memegang plakat dengan foto Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei (al-Jazeera)

 

 

 

JawaPos.com – Amerika Serikat dan Iran disebut semakin dekat menuju kesepakatan untuk mengakhiri konflik berkepanjangan yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

Proposal damai yang tengah dibahas mencakup berbagai isu strategis, mulai dari pembukaan jalur pelayaran hingga pembahasan program nuklir Iran.

Berikut 5 hal penting yang perlu diketahui mengenai perkembangan kesepakatan tersebut, seperti dilansir dari laman al-Jazeera pada Selasa (26/5).

1.     Kesepakatan Damai Disebut Hampir Rampung

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa sebagian besar isi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran telah berhasil dinegosiasikan. Proposal tersebut disebut berbentuk nota kesepahaman yang akan menjadi landasan penghentian konflik dan pembukaan jalur diplomasi lanjutan. Meski demikian, sejumlah rincian akhir masih menunggu penyelesaian melalui negosiasi tambahan.

2.     Pembukaan Kembali Selat Hormuz Menjadi Fokus Utama

Salah satu poin penting dalam pembahasan ialah rencana pembukaan kembali Selat Hormuz yang memiliki peran vital bagi distribusi minyak dan gas dunia. Jalur laut tersebut sebelumnya terganggu akibat konflik sehingga memengaruhi perdagangan energi global. Namun, Iran dan Amerika Serikat masih memiliki perbedaan pandangan mengenai pengelolaan dan kebebasan navigasi di kawasan itu.

3.     Program Nuklir Iran Masih Menjadi Kendala Besar

Amerika Serikat dan Israel tetap menuntut pembatasan ketat terhadap program nuklir Iran, termasuk isu pengayaan uranium. Di sisi lain, Iran menegaskan bahwa aktivitas nuklir mereka hanya ditujukan untuk kepentingan sipil dan bukan pengembangan senjata. Perdebatan mengenai mekanisme pengawasan dan pengurangan persediaan uranium diperkirakan masih menjadi fokus negosiasi lanjutan.

4.     Iran Mengakui Negosiasi Berjalan tetapi Belum Final

Pemerintah Iran mengonfirmasi adanya perkembangan positif dalam perundingan dengan Washington meskipun belum mencapai kesepakatan penuh. Teheran menilai masih terdapat sejumlah persoalan penting yang perlu dibahas, termasuk keamanan regional dan penghentian serangan di masa mendatang. Iran juga menegaskan bahwa proses pembahasan rinci diperkirakan berlangsung selama 30 hingga 60 hari setelah kerangka awal disepakati.

5.     Faktor Israel dan Stabilitas Kawasan Dinilai Menentukan

Sejumlah pengamat menilai posisi Israel akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kesepakatan damai tersebut. Persetujuan atau penolakan dari pemerintah Israel dipandang dapat memengaruhi arah negosiasi Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, dukungan negara-negara kawasan dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan perdamaian dapat berlangsung lebih stabil dan berkelanjutan.

EDITOR: Novia Tri Astuti