← Beranda
Trump Beberkan Isi Pertemuan dengan Xi Jinping di Truth Social: AS Pernah Menurun di Era Biden
Rian AlfiantoJumat, 15 Mei 2026 | 18.30 WIB
Tangkapan layar detik-detik Donald Trump berjabat tangan dengan Xi Jinping. (CGTN).

 

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membagikan isi percakapannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping usai pertemuan keduanya di Beijing melalui media sosial Truth Social.

Dalam unggahannya, Trump mengatakan Xi sempat menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang pernah mengalami kemunduran, namun menurutnya hal itu merujuk pada masa pemerintahan Joe Biden.

Pertemuan Trump dan Xi sebelumnya berlangsung hangat di Great Hall of the People, Beijing. Kedua pemimpin membahas hubungan dagang, konflik Iran, hingga Taiwan dalam upaya menjaga stabilitas hubungan AS dan Tiongkok.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyebut Xi Jinping 'secara elegan' menggambarkan Amerika Serikat sebagai negara yang sempat mengalami penurunan. Namun Trump menegaskan kondisi itu terjadi sebelum dirinya kembali memimpin AS.

"Ketika Presiden Xi dengan sangat elegan menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang mungkin sedang menurun, dia merujuk pada kerusakan luar biasa yang kita alami selama empat tahun Sleepy Joe Biden," tulis Trump.

Baca Juga: 37 Pasien Dievakuasi Saat Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr. Soetomo, 1 Orang Meninggal, Berikut Daftar Lengkapnya

Trump lalu menyalahkan pemerintahan Biden atas berbagai persoalan domestik Amerika, mulai dari perbatasan terbuka, pajak tinggi, kriminalitas, hingga kebijakan perdagangan.

Namun ia mengklaim kondisi AS berubah drastis dalam 16 bulan terakhir di bawah pemerintahannya. Trump menyebut ekonomi Amerika kembali kuat dengan pasar saham tinggi, investasi besar, dan lapangan kerja yang menurutnya mencetak rekor.

"Dua tahun lalu, kami, pada kenyataannya, adalah sebuah negara yang sedang mengalami kemunduran. Mengenai hal itu, saya sepenuhnya setuju dengan Presiden Xi," kata Trump.

"Tapi sekarang, Amerika Serikat adalah negara terpanas di dunia, dan semoga hubungan kita dengan China akan lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya!"

Trump juga mengatakan Xi Jinping memberi ucapan selamat atas berbagai pencapaian pemerintahannya dalam waktu singkat.

Pernyataan Trump itu muncul setelah pertemuannya dengan Xi Jinping di Beijing yang berlangsung di tengah upaya kedua negara menjaga gencatan perang dagang. Selain perdagangan, keduanya juga membahas isu teknologi semikonduktor, Iran, dan Taiwan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Klaim Rupiah Belum Sejelek Krisis 1998 Meski Sempat Sentuh Rp17.500

Dalam pertemuan tersebut, Trump bahkan memuji Xi sebagai 'great leader' dan mengatakan dirinya merasa terhormat bisa menjadi teman Presiden Tiongkok itu.

Meski hubungan Washington dan Beijing masih dibayangi sejumlah isu sensitif, kedua pemimpin sama-sama memberi sinyal ingin menjaga hubungan tetap stabil di tengah ketidakpastian global.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan