JawaPos.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan Moskow tidak akan mengakui kewarganegaraan AS yang dipaksakan terhadap anggota keluarga diplomat Rusia yang bekerja di Amerika Serikat.
"Rusia tidak mengakui pemaksaan kewarganegaraan AS kepada warga negara Rusia yang lahir dari keluarga personel diplomatik, administratif-teknis, dan konsuler kami di AS," tulis Zakharova di sebuah artikel untuk surat kabar Rusia Vedomosti, dilansir dari Antara, Senin (4/5)
Pemberian kewarganegaraan AS secara sewenang-wenang kepada anak-anak diplomat Rusia berpotensi memberi Washington pengaruh untuk menekan personel misi Rusia di luar negeri, imbuh juru bicara itu.
Baca Juga: Kedubes Rusia Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
"Bagaimana jika seorang anak diculik dengan dalih, misalnya, hukum anak atau kebutuhan untuk memverifikasi kesesuaian gender sebagai bagian dari gelombang aturan baru lainnya? Kami telah melihat banyak contoh seperti itu," kata Zakharova.