JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan, negaranya siap mencapai kesepakatan yang seimbang dan adil dengan Amerika Serikat. Kendati demikian, kepentingan nasional tetap menjadi garis batas dalam perundingan.
Hal itu disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (12/4).
“Iran sepenuhnya siap untuk mencapai kesepakatan yang adil dengan AS demi perdamaian dan keamanan jangka panjang di kawasan Timur Tengah,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi kepresidenan Iran di media sosial, dilansir dari Antara, Senin (13/4).
Ia menambahkan bahwa hak-hak rakyat Iran serta kepentingan strategis negara merupakan batas yang tidak bisa dilanggar dalam negosiasi dengan Washington.
Baca Juga: Hampir 70 Persen Warga AS Khawatir Berperang dengan Iran
Dalam pembicaraan tersebut, Pezeshkian juga memaparkan perkembangan dialog dengan AS, sambil menekankan bahwa hambatan terbesar menuju kesepakatan adalah “standar ganda” yang diterapkan Washington.