JawaPos.com - Israel kembali berulah. Tentaranya menghentikan konvoi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dan menahan seorang penjaga perdamaian.
"Sebelumnya malam ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menahan seorang penjaga perdamaian UNIFIL setelah memblokir konvoi logistik," kata UNIFIL dalam pernyataannya,dilansir dari Antaa, Rabu (8/4).
"Setelah dilakukan kontak langsung dan segera oleh Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL serta Cabang Penghubung, penjaga perdamaian tersebut dibebaskan dalam waktu kurang dari satu jam," kata misi PBB tersebut.
UNIFIL menyatakan bahwa penahanan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.
Setiap campur tangan terhadap kegiatan pasukan penjaga perdamaian juga merupakan pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, katanya.
Baca Juga: Sambut Baik Gencatan Senjata AS dan Iran, PBB Minta Semua Pihak Patuhi Hukum Internasional
Sejak eskalasi konflik antara Hizbullah dan Israel pada 2 Maret, komando UNIFIL melaporkan sedikitnya tiga penjaga perdamaian tewas di Lebanon selatan akibat serangan Israel. Beberapa lainnya juga terluka.