← Beranda
Araghchi Kecam Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan untuk Serang Iran
AntaraSabtu, 21 Maret 2026 | 19.08 WIB
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membantah bahwa sudah ada kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. (OZAN KOSE / AFP)

 

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mempertaruhkan nyawa warga negaranya dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran.

Baca Juga: Bruno Fernandes Kritik Wasit! Manchester United Harusnya Dapat Penalti Lagi saat Imbang Lawan Bournemouth

"Sebagian besar rakyat Inggris tidak ingin terlibat dalam perang pilihan Israel-AS terhadap Iran. Dengan mengabaikan rakyatnya sendiri, Starmer membahayakan nyawa warga Inggris dengan mengizinkan pangkalan-pangkalan Inggris digunakan untuk agresi terhadap Iran. Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri," tulis Araghchi di X.

Pernyataan tersebut muncul usai pemerintah Inggris pada Jumat menyetujui penggunaan pangkalan-pangkalan Inggris oleh AS untuk serangan terhadap situs-situs rudal Iran.

Baca Juga: Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan untuk Serang Iran di Hormuz

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target-target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

EDITOR: Banu Adikara