JawaPos.com - Senat AS menolak rancangan resolusi yang membatasi kewenangan militer Presiden Donald Trump dalam perang melawan Iran. Rancangan yang diinisiasi Partai Demokrat tersebut didukung 47 senator dan ditentang 53 lainnya, sehingga kebijakan Trump serang Iran pun gagal dicegah.
Dilansir dari Antara, Kamis (5/3), Rand Paul dari Kentucky menjadi satu-satunya senator Partai Republik yang mendukung resolusi itu, sementara John Fetterman dari Pennsylvania menjadi satu-satunya senator Partai Demokrat yang menolak.
Rancangan resolusi itu akan melarang tindakan militer AS terhadap Iran tanpa persetujuan eksplisit Kongres. Jika presiden terlanjur melibatkan pasukan AS dalam konflik yang tidak disetujui Kongres, ia wajib menghentikannya dalam waktu 30 hari.
Ketentuan tersebut tidak berlaku jika aksi militer dilakukan untuk menangkis ancaman atau serangan langsung terhadap wilayah, warga negara, atau militer AS.
Menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran, puluhan senator dari Partai Demokrat mengkritik pemerintah karena dinilai meningkatkan risiko konflik dan mengabaikan persyaratan konstitusi.
Baca Juga: Balas Serangan, Garda Revolusi Iran Bombardir Markas IDF dan Kemhan Israel
Mereka juga menuntut penjelasan mengenai tujuan operasi serta transparansi yang lebih besar di hadapan Kongres dan publik AS.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tenga