← Beranda
Relawan Tunisia Kumpulkan Donasi Besar untuk Armada Global Sumud dengan Target Utama Membuka Blokade Gaza Palestina
Risma Azzah FatinSenin, 8 September 2025 | 08.51 WIB
Kondisi dermaga armada sipil menuju Gaza, Palestina untuk menembus blokade Israel dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, di Barcelona, ​​Spanyol (Al-Jazeera)

JawaPos.com  Armada Tunisia bersiap bergabung dengan misi Global Sumud untuk menerobos blokade Israel atas Gaza.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Minggu (7/9), para aktivis berharap dapat berlayar pada hari Minggu setelah kedatangan armada dari Spanyol. Di pusat kota Tunis, relawan sibuk mendokumentasikan dan menerima sumbangan untuk armada tersebut.

Rencana awal menyebutkan kapal Tunisia akan berangkat pada Kamis. Namun, keberangkatan ditunda menunggu armada Spanyol yang dipimpin Greta Thunberg tiba dari Barcelona.

Baca Juga: Vatikan Terima Presiden Israel Isaac Herzog, Paus Leo XIV Desak Israel Segera Akhiri Genosida di Gaza Palestina

Armada dari Sisilia juga dijadwalkan bergabung pada hari Minggu untuk berlayar bersama menuju Mediterania timur.

Kapal-kapal tersebut membawa dokter, pengacara, influencer, dan aktivis kemanusiaan dari berbagai negara.

Di dalam palka terdapat obat-obatan, susu bayi, dan hadiah dari anak-anak Tunisia untuk warga Gaza. Bantuan ini dipandang sebagai simbol solidaritas rakyat Tunisia terhadap Palestina.

Sejak 2010, tujuh armada ke Gaza telah dicegat atau diserang oleh militer Israel. Bahkan pada Mei lalu, kapal Conscience diserang dua kali oleh pesawat nirawak Israel dekat pantai Malta. Fakta ini menambah risiko besar yang dihadapi armada terbaru.

Persiapan keberangkatan juga berlangsung di kota lain seperti Bizerte, Sousse, Sfax, dan Gabes. Banyak relawan mengaku merasa dekat dengan Gaza setelah menyaksikan pemboman Israel yang menewaskan puluhan ribu warga Palestina. Upaya sebelumnya, termasuk misi Handala, menjadi inspirasi bagi relawan Tunisia untuk terus berpartisipasi.

Tim penyelenggara Armada Maghreb telah meluncurkan kampanye donasi sejak Agustus. Sumbangan berupa obat-obatan dan perlengkapan bayi berhasil dikumpulkan dalam jumlah besar.

Panitia memastikan kapal telah dilengkapi perlengkapan keselamatan, termasuk jaket pelampung, kamera, dan jaringan komunikasi.

Ghassan Boughdiri, anggota panitia, menyebut dukungan masyarakat sangat luar biasa. Banyak warga menyumbang meskipun dengan jumlah kecil, menunjukkan solidaritas luas terhadap Gaza.

Dengan dukungan global yang terus meningkat, armada ini diharapkan dapat menekan dunia untuk bertindak jika Israel menggunakan kekerasan.

Baca Juga: Israel Kembali Luncurkan Serangan, Hancurkan Menara Ikonik di Gaza City yang Dituding Jadi Markas Hamas

EDITOR: Candra Mega Sari