← Beranda
48 Orang Dikonfirmasi Tewas dalam Gempa Bumi yang Mengguncang Jepang
Tania Sani Achmad AminRabu, 3 Januari 2024 | 17.24 WIB
Tiang-tiang listrik yang roboh pada Selasa (2/1) setelah gempa bumi besar di Wajima, Prefektur Ishikawa. (Yomiuri Shimbun)

 

JawaPos.com – Duka akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang sebagian wilayah Jepang kembali menyiarkan kabar terkini. 

Pemerintah Prefektur Ishikawa, Jepang pada Selasa (2/1) melaporkan setidaknya ada 48 orang tewas yang menjadi korban gempa bumi yang melanda wilayah Noto pada Senin (1/1) lalu. 

Mengutip The Asahi Shimbun, pada Rabu (3/1), sebelumnya mereka telah mengonfirmasi jumlah kematian, di antaranya 20 orang di Suzu, 19 di Wajima, 5 di Nanao, 2 di Anamizu, dan 1 di Shika, pukul 15.30 waktu setempat.

Pejabat pemerintah Ishikawa juga mengatakan bahwa terdapat 16 orang terluka parah dan banyak orang lainnya yang menderita luka ringan. 

Imbas gempa 7,6 SR yang mengguncang wilayah Jepang pada Senin (1/1) lalu, sebanyak 27.785 warga mengungsi di pusat-pusat evakuasi. 

Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di wilayah yang luas setelah Badan Meteorologi Jepang pada Selasa (2/1) pukul 10.00 waktu setempat mencabut semua peringatan tsunami yang dikeluarkan untuk laut di pantai Jepang. 

Pemerintah pusat dan daerah serta pihak berwenang lainnya sedang berupaya untuk menilai tingkat kerusakan sepenuhnya. 

Pemerintah pusat mengadakan pertemuan markas darurat bencana di kantor perdana menteri pada Selasa (2/1) pagi. 

Perdana menteri, Fumio Kishida mengatakan bahwa ia menginstruksikan badan-badan terkait untuk melakukan yang terbaik dalam kegiatan penyelamatan, dan menempatkan prioritas tertinggi untuk memastikan keselamatan penduduk. 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti