JawaPos.com – Agensi WAKEONE mengeluarkan peringatan keras terkait kebocoran dan penyalahgunaan informasi pribadi Anxin.
Menurut laporan Soompi, pada 18 September 2026 agensi mengonfirmasi bahwa informasi pribadi Anxin telah disebarkan tanpa izin melalui media sosial dan kemudian disalahgunakan.
WAKEONE menegaskan bahwa pengungkapan atau penyebaran informasi pribadi artis tanpa persetujuan merupakan pelanggaran terhadap privasi dan hak sang artis.
Agensi secara khusus menyoroti potensi penyalahgunaan dokumen identitas, termasuk penggunaan informasi tersebut untuk menyamar sebagai artis, yang menurut mereka dapat menimbulkan kerugian bagi Anxin maupun pihak lain.
WAKEONE meminta pihak-pihak yang memiliki atau menyebarkan informasi tersebut untuk segera menghentikan seluruh aktivitas terkait. Permintaan tersebut mencakup penghentian penyebaran, penggunaan, perubahan, maupun bentuk penyalahgunaan lainnya terhadap informasi pribadi Anxin.
Agensi juga mengungkapkan bahwa mereka sedang mengumpulkan berbagai unggahan dan materi yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Menurut Soompi, WAKEONE bekerja sama dengan firma hukum Shin & Kim LLC untuk meninjau kasus dan menempuh langkah hukum yang diperlukan terhadap pihak yang terbukti melakukan penyebaran maupun penyalahgunaan informasi pribadi.
Peringatan ini menunjukkan bahwa WAKEONE mengambil langkah hukum terkait perlindungan privasi anggota ALPHA DRIVE ONE.
Sebelumnya, pada Februari 2026, agensi juga pernah mengumumkan proses hukum terhadap tindakan yang dianggap melanggar hak pribadi dan reputasi artisnya, termasuk ALPHA DRIVE ONE dan ZEROBASEONE.
ALPHA DRIVE ONE sendiri merupakan grup yang dibentuk melalui program survival “BOYS II PLANET” dan resmi debut pada Januari 2026. Grup tersebut kini berada di bawah naungan WAKEONE dan terus menjalankan berbagai aktivitas musik serta promosi.