JawaPos.com–Fariz RM telah menghirup udara bebas atas kasus penyalahgunaan narkoba sejak 15 Februari lalu. Dia menceritakan momen kepulangan dari penjara yang berlangsung tanpa ada penjemputan atau sambutan khusus.
”Kayak di film-film gitu, bawa tas sendiri, pulang sendiri. Enak banget,” kata Fariz saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
Dia mengungkapkan, banyak perubahan besar dalam hidupnya setelah menyelesaikan hukumannya tersebut. Pelantun lagu Sakura itu tidak mau lagi menggunakan ponsel genggam pribadi untuk urusan apapun.
”Saya tidak lagi bersentuhan dengan publik, sosial media dan segala macam. Kapok pakai handphone,” ucap Fariz RM.
Terkait pekerjaan atau kegiatan lain Fariz, sepenuhnya telah diambil alih tim manajemen PT Difa Kreasi Gemilang yang dikelola keluarganya. Termasuk masalah royalti hingga konferensi pers.
”Jadi, saya tidak lagi berhak mengelola apapun dari profesionalisme saya,” ujar dia.
Fariz ingin fokus menata hidupnya kembali dari nol dan menikmati sisa umur dengan bermusik. Langkah tersebut diambil setelah dirinya mendapat banyak pelajaran hidup selama mendekam di hotel prodeo untuk kesekian kali.
”Sudah saatnya saya memikirkan diri sendiri. Saya ingin kembali menjadi manusia normal, main musik, nge-band, manggung, nggak mikirin honor atau apa-apa, seru-seruan aja. Semua aktivitas dikelola, saya tinggal ikut aja,” tutur Fariz.
Pada Sabtu (28/2), Fariz kembali menunjukkan eksistensinya lewat panggung Jazz Ngabuburit with The Composer 2026. Selain Fariz, acara tersebut juga dimeriahkan Rieka Roeslan, Andre Hehanusa, Eddy Syakroni, dan lainnya.
Sebelumnya, Fariz divonis 10 bulan penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Perkara tersebut merupakan kali keempat sang musisi tersandung kasus serupa.