JawaPos.com - Sutradara sekaligus pengusaha Baim Wong kembali menjadi pusat perhatian setelah berbicara mengenai kehidupannya usai bercerai. Baim mengungkapkan ketenangan yang ia rasakan sekarang hingga passion baru yang membuatnya kembali bersemangat.
Dalam perbincangan melalui podcast di kanal YouTube @Comic8 Revolution yang berjudul, 'Baim Wong: Gue ke Psikolog dan Tes NPD' yang tayang dalam Program Batik Haji Igun, Ivan Gunawan menanyakan kondisi emosional Baim pasca perpisahan.
"Lu dapat ketenangan apa lagi setelah pasca bercerai," tanya Ivan.
Baim pun menjawab bahwa dirinya dan mantan istri kini berada di fase yang lebih damai.
"Dua-duanya tenang. Sekarang itu udah fokus. Semoga nggak ada drama lagi. Pengen kerja, pengen ngurus anak. Dia juga bahagia. Tenang. Lebih tenang, itu orang juga ngeliat, im, Kok lo beda? Dua-duanya beda kok pasti. Pasti sama-sama tenang lah sekarang. Fokus. Dan pas dapetin bidang yang gue suka banget," ujarnya.
Melihat perubahan itu, Ivan kemudian menanyakan apakah Baim kembali terjun ke dunia yang Baim cintai. "Ini sekarang lo masuk lagi ke dunia yang emang lo suka?"
Baim membahas perbedaan antara pekerjaan yang sekadar dijalani dan pekerjaan yang benar-benar sesuai minat seseorang.
"Gini loh, ada bedain pekerjaan sama yang bener-bener kita passion sama suka. Passion itu, Kita gitu kalau anak kecil tuh kayak lagi main di playground. Gue selalu jelasin ini karena ini susah dimengerti sebenarnya," katanya.
Baim menceritakan momen yang membuatnya kembali merasakan kebahagiaan seperti anak kecil, yaitu ketika menonton langsung pertandingan NBA setelah bertahun-tahun hanya melihatnya di televisi.
"Gue tuh nonton NBA dari dulu tahun 98 sampai sekarang... Pas gue dateng ke Lakers 3-4 tahun lalu... Dan itu kayak kita ngeliat. Nah itu nggak pernah gue rasain. Udah lama banget," ucapnya.
Baim menyebut perasaan yang sama muncul saat ia mengerjakan film. "Nah pas gue ngerjain film, keluar rasa itu, nggak ada nervous, nggak ada apa... Yang orang selalu menyibukkan kita dengan pertanyaan, 'Gimana lo ngedirect Christine Hakim?' Gila. Nggak ada, karena kepala kita udah jadi. Skenario itu udah jadi film... Dan itu kayak, nah itu yang gue gak rasain selama ini. Dan akhirnya dapet di film," ungkapnya.
Mendengar pengakuan itu, Ivan memberikan sudut pandang pribadinya. "Boleh nggak itu dijadikan dengan kata-kata ini dari versi gue ya, Pelarian yang positif."
Baim pun membenarkannya. "Yes, betul," jawabnya.
Ivan melanjutkan bahwa perceraian dapat membawa seseorang ke titik balik tertentu.
"Pastinya kan kita bawaannya itu bisa jadi bagus banget, Atau lo hancur ya, jadi hancur banget. Tapi lo menemukan satu titik balik yang, Ya udah, ini gue fokus nih disini," ujar Ivan.
Baim lalu menjelaskan bahwa proyek yang ia jalani pada saat itu, yaitu “Sukma”, menjadi tempatnya sebagai pelarian dan tetap bersikap profesional di tengah sorotan media.
"Karena Sukma itu sebenernya bener, pelarian... Ada satu kerjaan yang gue harus profesional, Dan gue menyadari Orang-orang yang ada disitu itu orang-orang yang percaya banget sama gue.. dengan kondisi seperti lagi seperti itu,dan gue tidak menjelaskan. Gue tidak mau," kata Baim.
Ketika Ivan menanyakan apakah Baim ingin menghindari rasa kasihan dari orang lain, ia menjawab tegas.
"Nggak mau. Dan gue tidak mau menjelaskan. No, no, no. Itu bukan, sorry ya, itu bukan. Kata ujungnya itu, bukan kalas kita. lu percaya, ayo. Tapi kalau untuk gue supaya memaksa lo percaya gue, nggak mau gue. Karena gue selalu jadi diri gue padanya, dari dulu sampai sekarang," ujarnya.
Kini, Baim Wong tampak menjalani hidupnya dengan lebih fokus dan matang. Ia memilih menata kembali prioritas, mengurus anak, serta mendalami dunia film yang memberinya semangat baru.
Fase barunya ini menjadi bukti bahwa perpisahan tidak selalu menjadi akhir, melainkan awal bagi perjalanan pribadi yang lebih jelas dan terarah.