← Beranda
Amanda Manopo Bikin Sara Wijayanto Menangis, Ucap Kalimat Haru Soal Anak: Ibu Harus Ada, Jadi Eyang Ya!
Ami SulistiaJumat, 17 Oktober 2025 | 04.20 WIB
Kedekatan Amanda Manopo dan Sara Wijayanto seperti ibu dan anak sungguhan (Instagram @comic8revolution)

JawaPos.com - Kedekatan antara Amanda Manopo dan Sara Wijayanto kembali mencuri perhatian publik. Dalam podcast YouTube @Comic 8 Revolution berjudul "EXCLUSIVE!! Cerita Pernikahan Amanda Manopo & Kenny Austin | Bicara Sara Wijayanto", keduanya menampilkan momen penuh kehangatan dan haru yang membuat penonton ikut tersentuh.

Dalam video itu, Amanda Manopo tampak duduk santai bersama Sara Wijayanto, sosok yang Amanda anggap sebagai ibu sekaligus keluarga dalam hidupnya.

Keduanya berbicara terbuka tentang banyak hal, termasuk rencana Amanda setelah resmi menikah dengan Kenny Austin. Hubungan mereka terlihat begitu akrab, hingga banyak warganet menyebut chemistry mereka terlihat ibu dan anak sesungguhnya.

Di tengah obrolan hangat bersama Amanda, Sara sempat melontarkan pertanyaan yang membuat suasana jadi haru. Dengan nada bercanda namun tulus, Sara bertanya, "Terus ini langsung mau gaspol, rem blong, atau gimana nih?" Pertanyaan itu merujuk pada rencana Amanda dan Kenny soal memiliki momongan.

Tanpa ragu, Amanda langsung menjawab dengan ekspresi semangat, "Mau gaspol dong!" Jawaban itu sontak disambut tawa oleh Sara, yang lalu menimpali, "Jadi langsung ya kalau misalnya emang dikasih?" Momen ini terasa ringan namun hangat, menunjukkan kedekatan emosional di antara keduanya.

Namun suasana mendadak berubah haru saat Amanda melanjutkan jawabannya dengan kalimat yang menyentuh hati.

"Masa ibu nggak mau cucu sih?" ucapnya sambil tersenyum. Ucapan itu membuat Sara terdiam sejenak sebelum akhirnya meneteskan air matanya. Sara menjawab, "Eh iya, Iya juga lagi…" ia menangis mendengar kata hal itu dari Amanda.

Amanda pun melanjutkan dengan kalimat yang semakin membuat suasana semakin mengharukan.

"Iya dong. Ibu kan nanti kalau aku hamil, aku lahiran, ibu harus ada. Nanti ibu yang harus pegang anak aku nanti," katanya dengan nada lembut.

Sara yang tak mampu menahan perasaannya akhirnya menangis. Sara membalas dengan suara bergetar, "Jadi eyang ya?" Amanda tersenyum dan menjawab, "Jadi eyang dong."

Tangis Sara pun pecah. Dengan air mata yang menetes, ia berucap, "Makasih ya, Manda." Namun, Amanda dengan gaya khasnya mencoba mencairkan suasana. "Ih, repot banget, jangan nangis mulu, aku sedih jadinya," katanya sambil menggenggam tangan Sara dengan penuh kasih.

Sara kemudian mengungkapkan alasan mengapa dirinya begitu tersentuh. "Kan aku nggak punya privilege untuk melahirkan anak di hidup yang ini, tapi I have you," ujarnya penuh emosi.

Sara menambahkan, "Makasih, karena rasanya tuh... aku nggak bisa jelasin." Kalimat itu membuat banyak penonton ikut berkaca-kaca mendengarnya.

Amanda kemudian menenangkan Sara dengan kalimat. "Makanya nanti, kan waktu nikahan aku aja ibu ada. Jadi nanti kalau aku lahiran ibu juga harus datang. Kalau enggak datang, gua tonjok sih," ucap Amanda sambil tertawa kecil, mencoba membuat suasana kembali ceria.

Manda juga menambahkan dengan penuh kasih, "Pokoknya kalau ada aura negatif, ibu langsung ngadeg-deg. Pokoknya ibu nanti akan bantuin aku cari nama anak deh. Kalau misalkan cepat dapat momongan."

Ucapan Amanda itu menggambarkan rasa sayangnya yang tulus pada sosok Sara Wijayanto, yang sudah ia anggap bagian penting dalam hidupnya.

Kisah antara Amanda Manopo dan Sara Wijayanto ini membuktikan bahwa keluarga tidak selalu harus terikat oleh darah. Kadang, hubungan yang tumbuh dari ketulusan dan kasih sayang justru bisa lebih dalam. Amanda dan Sara menunjukkan bahwa cinta seorang ibu bisa hadir dalam berbagai bentuk bahkan di luar hubungan darah.

EDITOR: Candra Mega Sari