JawaPos.com – Taylor Swift dan Blake Lively dikabarkan tidak lagi berkomunikasi setelah nama Swift terseret dalam kasus hukum yang melibatkan Lively dan lawan mainnya dalam film It Ends With Us, Justin Baldoni.
Dilansir dari laman People pada Sabtu (16/8), persahabatan lama mereka kini berada di sorotan publik, terutama sejak konflik hukum yang dimulai pada Desember 2024. Sumber dekat mengatakan bahwa Swift dan Lively tidak berbicara hingga saat ini.
Nama Swift pertama kali muncul dalam kasus tersebut ketika tim hukum Baldoni menuduh bahwa Swift menekan Lively agar menerima penulisan ulang naskah film. Tuduhan itu diajukan pada Januari, namun kemudian dibatalkan.
Pada Mei, tim Baldoni bahkan sempat mengajukan panggilan pengadilan kepada Swift, tetapi akhirnya dibatalkan. Pihak Swift menyatakan pemanggilan itu hanya untuk menciptakan clickbait tabloid.
Pada awal bulan Agustus, Swift mengumumkan album barunya berjudul 'The Life of a Showgirl'. Album itu memuat lagu berjudul 'Ruin the Friendship', yang segera memicu spekulasi penggemar mengenai persahabatannya bersama Lively.
Swift mengatakan album tersebut direkam saat ia menjalani tur Eropa Eras Tour sebelum dirinya ikut terseret dalam konflik hukum.
Sumber sebelumnya mengatakan Swift merasa sangat terluka karena terlibat dalam perselisihan hukum Lively.
Sebelumnya terdapat kabar yang menyebut bahwa persahabatan mereka sudah berakhir, meskipun beberapa bulan kemudian ada upaya dari kedua pihak untuk kembali menjalin komunikasi. Namun, hubungan mereka dikabarkan tidak lagi sama seperti dahulu.
Swift dan Lively bersahabat sejak 2014. Hubungan mereka cukup dekat hingga Swift dipercaya menjadi ibu baptis putri Lively bersama Ryan Reynolds.
Bahkan, anak-anak pasangan itu pernah terlibat dalam karya musik Swift, termasuk menjadi pengisi suara di lagu Gorgeous dari album Reputation serta muncul dalam album Folklore.