JawaPos.com - Sogi Bagaskara selaku kuasa hukum Denny Sumargo menyesalkan rekaman percakapan antara Densu dengan Farhat Abbas disebar di media sosial.
Menurut dia, ada motif tidak baik di balik disebarkannya rekaman tersebut untuk tujuan mengadu domba Denny Sumargo dengan Pratiwi Noviyanthi atau akrab disapa Novi.
"Secara materi, itu sudah jelas merugikan klien saya," kata Sogi Bagaskara saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (3/1).
Pihak Densu saat ini di masih mempelajari sekaligus mempertimbangkan apakah akan mengambil langkah upaya hukum atas tersebarnya rekaman itu atau tidak.
"Pasti ada orang yang bermain, tiba-tiba menggiring dan menjatuhkan klien saya. Seolah-olah klien saya pro ke dia," tuturnya.
Menurut pengakuan Sogi Bagaskara, Densu sebenarnya sudah memberi tahu adanya percakapan tersebut ke Novi tidak lama setelah adanya percakapan dengan Farhat Abbas. Pihak Denny Sumargo bahkan sudah punya feeling kalau rekaman itu akan disebar.
"Novi itu tahunya dari klien kita sebelum ini tersebar. Setelah telepon, dikirim langsung ke Novi," aku pengacara Densu.
Dia pun memastikan tidak ada masalah apa-apa antara Denny Sumargo dengan Novi, meski rekaman percakapan itu kini sudah beredar secara luas.
"Semua orang bisa menilai. Kita lihat siapa yang paling diuntungkan dengan tersebarnya rekaman itu," katanya
Rekaman percakapan antara Farhat Abbas dan Denny Sumargo awalnya terkait masalah donasi untuk Agus Salim, korban penyiraman dengan air keras.
Dalam rekaman percakapan Farhat Abbas dengan Denny Sumargo yang sudah beredar, Densu mengaku ada kecurigaan kepada Novi. Hal itu karena gaya hidup Novi yang cukup mewah sementara pekerjaannya kurang jelas.