JawaPos.com - Penyanyi dangdut Dewi Perssik menyatakan bahwa dirinya memang tidak berkoordinasi dengan pihak RT tempat tinggalnya terkait hewan kurban miliknya dan mencukupkan diri berkoordinasi dengan ustad masjid dekat rumahnya. Depe beralasan dirinya mendapati keluhan dari warga soal bantuan yang tidak merata.
Ingin pembagian daging kurbannya merata ke warga sekitar terutama mereka yang membutuhkan, Dewi Perssik memutuskan untuk berkoordinasi dengan ustad.
"Pernah saya memberikan sembako, daging pada masa pandemi. Setelah itu banyak keluhan dari para warga ke saya, kenapa saya nggak dapat sembako,pembagiannya tidak rata," kata Dewi Perssik di bilangan Lebak Bulus Jakarta Selatan, Kamis (29/6).
Namun yang membuat hati Dewi Perssik gondok, bantuan yang diberikan justru mengalir ke orang yang bukan masuk ke dalam wilayah RT tempat tinggalnya.
"Malah yang dapat kadang dari RT lain," katanya.
Baca Juga: Mediasi Berjalan Tegang, Dewi Perssik Nangis
Sejak saat itu Depe hanya berkoordinasi dengan ustad masjid jika akan memberikan bantuan.
Terkait bantuan yang diberikan Dewi Perssik disebut tidak merata ke warganya, Malkan selaku Ketua RT 06 RW 04 Lebak Bulus Jakarta Selatan secara tegas melayangkan bantahan.
Menurutnya, bantuan itu sudah tepat sasaran.Dia pun meminta untuk menanyakannya secara langsung ke warga apakah bantuan selama ini tepat dan merata atau tidak.
"Saya pernah sekali (dapat bantuan Dewi Perssik untuk warga), itu pun diangkut dari rumah Dewi pakai motor oleh dua orang anak Karang Taruna yang mengantarkan. Kan dari rumah dia ngambilnya, bukan di-drop di rumah saya. Terus anak-anak itu kemana coba (setengah mengambil barang dari rumah Dewi) ?," ujar Malkan.
Dia mengklaim warga sekitar mau demo usai disebut pembagian tidak merata. Menurut Malkan, di masjid di tempatnya menjadi percontohan terkait pembagian hewan kurban.
"Di masjid RW 04 ini, menjadi percontohan terkait pembagian daging kurban yang paling tertib," aku Malkan.