← Beranda

Profil Yandy Laurens, Sutradara Film Sore: Istri dari Masa Depan

Fitriyani JPRabu, 23 Juli 2025 | 01.46 WIB
Profil Yandy Laurens, sutradara yang langganan menang piala citra (Indonesian Film Center).

 

JawaPos.com  - Film Sore Istri dari Masa Depan telah Meraup Lebih dari 1 juta penonton setelah 10 hari tayang. Hal ini membuat profil Yandy Laurens sebagai sutradara film tersebut menjadi sorotan.

Melansir situs The Movie DB, Yandy Laurens merupakan pria kelahiran Makassar, 9 April 1989 silam. Ia merupakan alumni dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dari Fakultas Film dan Televisi. 

Film pendek yang ia buat untuk tugas akhir berjudul Wan An (2012) berhasil memenangkan piala citra sebagai film pendek terbaik FFI 2012. 

Kini, ia menekuni profesi sutradara sekaligus produser dan penulis naskah film. 

Kemampuannya menulis naskah dan membuat membuat Yandy Laurens berhasil memangkan piala citra sebanyak 3 kali.

Yandy Laurens memiliki keistimewaan sebagai sutradara yang mampu membuat film keluarga biasa dengan sentuhan komedi namun tetap bisa menerbitkan haru di hati penonton. 

"Saya adalah sutradara-penulis yang punya concern tentang masalah keluarga dan membuat film dengan sedikit sentuhan komedi," tutur Yandy Laurens seperti dikutip dari Indonesian Film Center. 

"Saya percaya, film adalah sebuah realitas namun di sisi lain harus memiliki suspense dan ketegangan," tambahnya. 

Setelah lulus dari IKJ, Yandy Laurens meniti karir sebagai penulis naskah, membuat film pendek, menyutradarai iklan, web-series hingga video musik

Selain menjadi sutradara dan penulis naskah, Yandy Laurens juga diketahui menjadi co-founder dari perusahaan rumah produksi film yakni Cerita Films. 

Profil Film Yandy Laurens

Berikut adalah deretan film dan serial karya Yandy Laurens seperti dilansir dari situs IMDB dan Cinepoint. 

1. Wan An  (2012) 

Film pendek ini memgisahkan tentang pasangan suami istri yang telah lanjut usia bernama Tji dan Ing. Pasutri ini diperankan oleh Henky Solaiman dan Maria Oentoe.

Tji dan Ing memiliki perasaan yang mendalam untuk satu sama lain. Setiap malam, mereka saling mengucapkan  'wan an' sebagai ungkapan sayang dan rasa syukur karena keduanya masih bersama di usia senja

Meski demikian, rupanya kalimat wan an juga memiliki makna lain. Yakni kecemasan dalam hati yang tak mampu diungkapkan. Ketakutan bahwa ajal akan menjemput dan memisahkan mereka berdua.

2. Keluarga Cemara (2019)

Merupakan film panjang pertama yang dibuat oleh Yandy Laurens, Keluarga Cemara juga menjadi debut Yandy Laurens sebagai sutradara film yang ditayangkan di bioskop secara nasional. 

Selama masa penayangannya, Keluarga Cemara berhasil meraup 1.701.498 penonton dan memenangkan piala citra. 

Kisah filmnya sendiri diadaptasi dari sinetrom legendaris berjudul Keluarga Cemara yang tayang di televisi pada era 90an. 

Menceritakan tentang sebuah keluarga yang awalnya kaya raya namun jatuh miskin karena ditipu. 

Abah dan Emak bersama kedua anak mereka Euis dan Ara harus pindah tempat tinggal ke kampung. Mereka memulai hidup baru sebagai keluarga sederhana.

Abah berjuang mencari nafkah dengan menarik becak dan jadi tukang ojek, Emak juga memulai usaha rumahan sederhana dengan membuat dan opak, Euis beradaptasi di sekolah barunya sambil membantu emak jualan opak. 

Sementara Ara, menjadi cahaya yang menyinari hidup mereka dengan sifatnya yang periang dan ceria. Dia tak pernah bersedih karena keluarganya jatuh miskin, ia selalu bahagia asal keluarganya tetap bersama. 

3. Jatuh Cinta Seperti di Film-Film (2023)

Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir, film ini menceritakan tentang Bagus yang memendam cinta pada Hana selama bertahun-tahun. Saat suami Hana meninggal, Bagus berusaha menjadi sahabat baik dan menemani Hana.

Lalu Bagus mulai menulis sebuah naskah film yang berisi ungkapan cintanya pada Hana. Dalam prosesnya Bagus mendapat bantuan dari dua orang temannya yang bernama Cheline dan Dion.

Film ini berhasil meraup 652.476 penonton dan memenangkan 7 piala citra di Festival Film Indonesia 2014. Yakni untuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, Pencipta Lagu Tema Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

4. Sore Istri Dari Masa Depan (2025)

Film yang rilis sejak 10 Juli 2025 ini telah meraup  1.384.908 penonton setelah 10 hari tayang. Dibintangi oleh Dion Wiyoko dan Sheila Dara Aisha, film ini diangkat dari serial web yang pernah dibuat oleh Yandy Laurens pada 2017. 

Film ini menceritakan tentang Jonathan, seorang pria yang hidup semaunya. Ia berprofesi sebagai seorang fotografer, dan memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Suatu hari, tiba-tiba muncul seorang perempuan yang mengaku sebagai istri Jonathan dari masa depan bernama Sore. Jonathan yang tidak percaya berusaha mengabaikannya, namun Sore terus muncul di depan Jonathan. 

Sore memiliki misi untuk mengubah gaya hidup Jonathan agar kesehatannya terjaga dalam jangka panjang. 

5. 1 Kakak 7 Ponakan 2025

Film yang dibintangi oleh Chicco Kurniawan dan Amanda Rawles ini berhasil meraih 1.237.043 selama masa penayangannya. Bercerita tentang Hendarmoko, yang baru saja lulus dari jurusan arsitektur namun tiba-tiba mendapat tanggung jawab mengurus 5 orang keponakan setelah kakak dan kakak iparnya meninggal dunia secara mendadak. 

Hendarmoko harus mengubur mimpinya kerja di perusahaan arsitektur ternama bahkan memutuskan pacarnya karena harus fokus mengurus keluarga. 

Serial yang Disutradarai Yandy Laurens

1. Yang Hilang Dalam Cinta 2022

Serial sepanjang 12 episode ini tayang di Disney Plus Hotstar sejak 2022. Dibintangi oleh Sheila Dara Aisha, Dion Wiyoko, dan Reza Rahadian. Bercerita tentang Dara yang sedang mempersiapkan pernikahan dengan Rendra, ia bertemu dengan teman lama yang bernama Satria. Pertemuan Dara dan Satria membuat Rendra cemburu dan memarahi Dara.

Perlakuan Rendra yang kasar dan ucapannya yang merendahkan membuat Dara sedih dan berharap dirinya menghilang. Siapa sangka, harapan itu terkabul. Sosoknya menghilang dari pandangan orang-orang, tak ada seorangpun yang bisa melihatnya. Dia bagai arwah gentayangan yang berusaha mencari orang yang bisa melihat dirinya. 

Saat Dara putus asa, Satria muncul. Satria jadi satu-satunya orang yang bisa melihat Dara saat semua orang tak bisa menyadari kehadiran Dara.

2. Sore: Istri dari Masa Depan 2017

Merupakan hasil kerjasama Yandy Laurens dan Tropicana Slim, serial sepanjang 9 episode ini tayang di kanal Youtube Tropicana Slim dengan durasi 12 menit per episode. Dalam versi webseriesnya, Sore Istri dari Masa Depan dibintangi oleh Tika Bravani dan Dion Wiyoko. Ceritanya sama persis dengan versi filmnya yang sedang tayang di bioskop saat ini.

3. Mengakhiri Cinta dalam 3 Episode (2018)

Kali ini, Yandy Laurens bekerjasama dengan Toyota Indonesia membuat serial pendek 3 episode. Dibintangi oleh Dion Wiyoko yang berperan sebagai Satrio dan Sheila Dara sebagai Ayu.

Satrio telah berpacaran dengan Ayu selama 8 tahun, mereka berencana untuk melangsungkan pernikahan. Namun Satrio malah dilanda keraguan saat hari pernikahan semakin dekat. Kemudian Satrio memutuskan hubungan dengan Ayu. 

Setelah berpisah, mereka malah bisa berkomunikasi lewat telepati. Hal ini membuat Ayu dan Satrio bisa memahami apa yang dirasakan oleh satu sama lain, menyelami perasaan, keraguan, kerapuhan hingga cinta yang mendalam. 

Penghargaan yang Pernah Diterima Yandy Laurens

1. Piala Citra FFI 2024 

Kategori Naskah Asli Terbaik untuk film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film

2. Piala Citra FFI 2019 

Kategori Naskah Adaptasi Terbaik untuk film Keluarga Cemara

3. Piala Iqbal Rais 2019 

Kategori Debut Penyutradaraan Terbaik untuk film Keluarga Cemara. 

4. Piala Maya 2019 

Kategori Naskah Adaptasi Terbaik untuk film Keluarga Cemara.

5. Piala Citra FFI 2012

Kategori Film Pendek Terbaik untuk film Wan An

EDITOR: Novia Tri Astuti