JawaPos.com - Kedutaan Besar Negara Palestina di Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai wujud kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan kemanusiaan antara Palestina dan Indonesia.
Inisiatif kemanusiaan ini, menurut Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia H.E. Mr. Abdalfatah A.K. Alsattari, merupakan bentuk solidaritas tulus rakyat Palestina kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana gempa bumi.
Abdalfatah A.K. Alsattari menyampaikan, solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas negara maupun perbedaan. Menurutnya, ketika suatu masyarakat menghadapi musibah dan kesulitan, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk hadir, memberikan dukungan, dan mengulurkan tangan kepada mereka yang membutuhkan.
“Solidaritas kami berakar pada nilai kemanusiaan yang kita miliki bersama. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan bencana, merupakan tanggung jawab kita bersama untuk saling mendukung dan mengulurkan tangan. Palestina berdiri bersama masyarakat Nusa Tenggara Timur dan seluruh rakyat Indonesia,” katanya dalam siaran pers, Jumat (28/8).
Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa, sekaligus membawa pesan kepedulian dan persaudaraan dari rakyat Palestina kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Kedutaan Besar Negara Palestina di Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya kemanusiaan serta kepada masyarakat Indonesia atas persahabatan, solidaritas, dan dukungan yang terus diberikan kepada rakyat Palestina.
Baca Juga: Jemput Bola Temui Korban Gempa NTT, Dukcapil Kemendagri Telah Terbitkan 3.055 Dokumen Kependudukan
Melalui aksi kemanusiaan ini, Palestina kembali menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama kemanusiaan antara Palestina dan Indonesia, serta menegaskan pentingnya saling membantu dan berdiri bersama ketika menghadapi situasi krisis dan bencana.