JawaPos.com - Minggu (26/7) ini seluruh umat Katolik kembali berkumpul di gereja mereka bersama keluarga untuk melaksanakan ibadah, atau misa, rutin mereka. Hari ini adalah Hari Minggu Biasa XVII dan Hari Orang Tua, Kakek dan Nenek Sedunia.
Keluarga adalah suatu hal penting bagi gereja Katolik, sehingga keberadaan orang tua dan lansia yang baik serta dapat menjadi panutan bagi generasi muda juga sangat dihargai.
Untuk merayakan hari ini, gereja akan menggunakan tema keluarga dan orang tua sebagai ceramah serta renungan.
Pada setiap misa, akan dibacakan setidaknya tiga bacaan dari Alkitab yang kemudian juga menjadi bahan renungan pada hari itu. Ketiga bacaan ini dipanggil Bacaan Pertama, Bacaan Kedua, dan Bacaan Injil.
Bacaan Pertama
1 Raja-Raja 3:5,7-12
Pada suatu malam Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi Beginilah firman Tuhan Allah, “Mintalah apa yang kauharapkan dari pada-Ku!” Lalu Salomo berkata, “Ya Tuhan, Allahku, Engkau telah mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Kini hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan tepat, dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”
Tuhan sangat berkenan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Maka berfirmanlah Allah kepada Salomo, “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian, dan tidak meminta umur panjang, atau kekayaan, atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu! Sungguh, Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau pun takkan bangkit seorang seperti engkau.”
Bacaan Kedua
Roma 8:28-30
Saudara-saudara, kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih Allah dari semula, mereka itu juga ditentukan-Nya sejak semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Anak-Nya itu menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan Allah dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Bacaan Injil
Matius 12:44-52
Sekali peristiwa Yesus mengajar orang banyak, “Hal Kerajaan Surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamnya lagi. Karena sukacitanya, pergilah ia menjual seluruh miliknya, lalu membeli ladang itu.
Demikian pula hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya, lalu membeli mutiara itu.
Demikian pula hal Kerajaan Surga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan pelbagai jenis ikan. Setelah penuh, pukat itu ditarik orang ke pantai. Lalu mereka duduk dan dipilihlah ikan-ikan itu, yang baik dikumpulkan ke dalam pasu, yang buruk dibuang.Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar. Yang jahat lalu dicampakkan ke dalam dapur api. Di sana akan terdapat ratapan dan kertak gigi. Mengertikah kamu semuanya itu?” Mereka menjawab, “Ya, kami mengerti.” Maka bersabdalah Yesus kepada mereka, “Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran hal Kerajaan Surga seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya.”