Jawapos.com - Tidur merupakan waktu istirahat yang penting bagi setiap individu untuk memulihkan fisik dan pikiran.
Bagi umat Islam, momen sebelum tidur adalah kesempatan untuk berkomunikasi dengan Allah SWT melalui doa-doa yang memiliki makna mendalam.
Doa sebelum tidur bukan sekadar ritual, tetapi juga ekspresi dari rasa syukur, permohonan pengampunan, serta harapan akan perlindungan dan keberkahan-Nya.
Dilansir Jawapos.com dari laman Nu Online pada Sabtu, (13/7) berikut doa yang dianjurkan dalam Islam sebelum tidur.
1. Doa Perlindungan dari Kejahatan
Sebelum tidur, umat Muslim dianjurkan untuk mengucapkan doa perlindungan dari kejahatan syaitan:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
"A'udhu bikalimatillahit-tammati min syarri ma khalaq."
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya."
Doa ini mengekspresikan kebutuhan akan perlindungan Allah dari segala bentuk kejahatan dan gangguan saat kita sedang tidur.
2. Doa Memohon Pengampunan
Selain itu, sebelum tidur, umat Islam diajarkan untuk memohon pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan:
اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَمُوتُ وَأَحْيَا
"Allahumma bismika amuutu wa ahya."
Artinya: "Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan aku hidup."
Doa ini mencerminkan kesadaran akan ketergantungan mutlak kita kepada Allah SWT dalam setiap saat hidup, termasuk ketika kita akan tidur.
3. Doa Memohon Ketenangan dan Kesejahteraan
Sebelum beristirahat, umat Islam juga dianjurkan untuk memohon ketenangan dan kesejahteraan:
اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
"Allahumma qini 'adhabaka yawma tab'athu 'ibadak."
Artinya: "Ya Allah, lindungilah aku dari siksaan-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu."
Doa ini mengekspresikan harapan untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT di dunia dan akhirat.
Doa-doa sebelum tidur ini bukan hanya sebagai ritual rutin sehari-hari, tetapi juga sebagai wujud kepatuhan dan kesadaran spiritual terhadap kebesaran dan kemurahan Allah SWT.
Dengan mengucapkannya dengan penuh keyakinan, umat Islam diingatkan untuk senantiasa merawat hubungan spiritual mereka dengan Sang Pencipta serta menjalani hidup dengan kesadaran akan takdir dan ketentuan-Nya yang Maha Bijaksana.