JawaPos.com - Kementerian Pertanian menaruh harapan besar terhadap Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sebagai lumbung padi nasional, Jabar memiliki andil besar terhadap suksesnya program swasembada beras tahun lalu. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, dengan lahan seluas 936.529 ribu hektar, kontribusi Jabar secara nasional sangat besar.
Amran mengatakan, untuk Oktober 2016 hingga Maret 2017, pihaknya menambah target luas tanam di Jabar, dari sebelumnya 1.183.365 hektar menjadi 1.552.041 hektar. Dengan kata lain, lebih tinggi sekitar 368.676 hektar.
"Insya Allah bisa. Kalau ini tercapai, maka kita bisa mengulangi lagi seperti tahun lalu (2016). Tidak impor beras," ujar dia disela-sela rapat Koordinasi Pangan dan Panen-Tanam Padi di Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (21/1).
"Untuk itu, petani, penyuluh, bulog dan TNI harus terus bersinergi. Pengalaman 2016 kemarin menjadi bukti. Total produksi padi nasional mampu menembus angka 79,1 juta ton, atau lebih 4,1 juta ton dari target," jelas dia.
Dijelaskan Amran, pihaknya terus mengupayakan alokasi anggaran yang besar untuk provinsi yang dipimpin Ahmad Heryawan ini. Itu dilakukan sebagai wujud komitmen kementeriannya mendorong percepatan peningkatan produksi padi dan komoditi pangan lainnya. Pada 2014, kucuran bantuan Kementan masih sekitar Rp 1,4 triliun. Sementara untuk 2015 dan 2016, Kementan mengucurkan anggaran masing-masing Rp 2,5 dan Rp 2,3 triliun.
Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Muhammad Herindra, Bupati Bandung, Dadang Nasser, serta Anggota DPR Komisi IV, Cucun Ahmad Syamsurijal.
Dalam sambutannya, Cucun mengapresiasi kinerja Kementan di bawah Amran. Dia menyebut terobosan-terobosan pria asal Makassar itu sukses membuat program kerja Kementan moncer. Tak hanya dari segi produksi pangan, melainkan ihwal manajerial anggaran.
"Dengan anggaran Rp 21 triliun, Pak Mentan berhasil melakukan swasembada beras. Dan harus diingat, jumlah ini turun dari tahun lalu, di mana anggaran Kementan sebelumnya Rp 37 triliun. Artinya apa, Pak Mentan sukses mengefisiensikan anggaran," beber Cucu saat memberikan sambutan di Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.(mam/JPG)