← Beranda
Meta Masuk Dunia Game AI, Kenalkan Pocket untuk Ciptakan Gim Lewat Perintah Teks
Nanda PrayogaMinggu, 5 Juli 2026 | 13.58 WIB
Ilustrasi Meta AI. (Istimewa).

JawaPos.com - Meta memperluas langkahnya di industri gim dengan menghadirkan aplikasi baru bernama Pocket.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna menciptakan aplikasi sederhana maupun gim interaktif berukuran kecil hanya melalui perintah berbasis kecerdasan buatan (AI).

Seperti dilansir dari Tech Crunch, Pocket dikembangkan dari tim di balik Gizmo, platform game berbasis vibe coding yang diakuisisi Meta pada awal tahun ini.

Dalam deskripsinya, Pocket menyebut dirinya sebagai "platform kreatif untuk membuat dan berbagi gizmo," dengan istilah gizmo digunakan untuk menyebut pengalaman interaktif yang dibuat pengguna.

Baca Juga: Tak Hanya Sony Playstation, Xbox Dikabarkan Siapkan Fitur Ubah Game Fisik Jadi Digital

Selain menyediakan alat untuk membuat konten, Pocket juga memiliki feed yang dapat digulir sehingga pengguna dapat menemukan sekaligus mencoba berbagai gizmo buatan komunitas.

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar di Google Play, Pocket memiliki tampilan dan fungsi yang sangat mirip dengan aplikasi Gizmo, yang hingga kini masih tersedia di toko aplikasi.

Sama seperti pendahulunya, Pocket memungkinkan pengguna membuat pengalaman interaktif melalui perintah AI berbentuk teks serta menyediakan halaman eksplorasi untuk menemukan karya pengguna lain.

Keberadaan Pocket pertama kali disorot oleh Alessandro Paluzzi, seorang peneliti yang dikenal rutin membongkar fitur-fitur baru aplikasi melalui teknik reverse engineering.

Ia membagikan tangkapan layar halaman Pocket di Google Play melalui akun X miliknya.

Baca Juga: Lenovo Rilis Ponsel AI Khusus Pelajar, Harga Rp 700 Ribuan, Tak Ada Game dan Medsos

Namun, berdasarkan data perusahaan intelijen aplikasi Appfigures, Pocket sebenarnya telah dirilis lebih dulu pada 29 Juni 2026 di App Store dan Google Play.

Karena peluncurannya masih sangat baru, Appfigures belum dapat memastikan jumlah unduhan aplikasi tersebut.

Sejumlah media internasional, termasuk Business Insider dan Investing.com, turut memberitakan temuan Paluzzi. Hingga kini, Meta belum memberikan tanggapan resmi terkait peluncuran Pocket.

Kehadiran Pocket menjadi bagian dari strategi Meta untuk memperluas pemanfaatan AI generatif dalam proses kreasi digital.

Sebelumnya, perusahaan telah menghadirkan fitur pembuatan gambar berbasis AI melalui aplikasi Meta AI, video AI lewat aplikasi Vibes, serta menyematkan berbagai fitur AI di platform media sosial dan aplikasi penyunting video Edits.

Baca Juga: Sony Tutup PlayStation Store PS3 dan PS Vita, Pembelian Game Berakhir pada 2027

Meski demikian, karena belum diumumkan secara resmi oleh Meta, Pocket diduga masih berada pada tahap uji coba atau eksperimen awal.

Sebagai perbandingan, Gizmo yang menjadi cikal bakal Pocket telah mencatat sekitar 635.000 unduhan kumulatif di perangkat iOS dan Android berdasarkan data Appfigures.

Aplikasi tersebut juga memperoleh tingkat sentimen positif sebesar 98 persen dari para penggunanya.

 

EDITOR: Bayu Putra