JawaPos.com - Posisi gelandang serang (CAM) menjadi jantung kreativitas dalam sepak bola modern. Mereka bukan hanya pengatur tempo, tapi juga kreator peluang yang bisa mencetak gol dari lini kedua.
Dalam EA FC 26, ada sederet wonderkids yang memiliki potensi luar biasa untuk menjadi bintang di masa depan. Berikut daftarnya:
1. Kenan Yildiz (Juventus) – Potensi 89
-
Usia: 20 | Overall: 79 | Potensi: 89
-
Highlight: Pace 84, Dribbling 83, Shooting 78
Yildiz adalah CAM modern dengan kecepatan dan dribbling mematikan. Bisa bermain di banyak posisi (CAM, sayap kiri, hingga striker), membuatnya jadi investasi berharga di Career Mode.
2. Nico Paz (Como) – Potensi 89
-
Usia: 20 | Overall: 79 | Potensi: 89
-
Highlight: Passing 76, Dribbling 81
Meski kini membela Como, Paz memiliki kualitas playmaker kelas dunia. Visi bermain tajam dan passing presisi menjadikannya salah satu gelandang serang muda terbaik.
3. Rodrigo Mora (FC Porto) – Potensi 89
-
Usia: 18 | Overall: 76 | Potensi: 89
-
Highlight: Dribbling 79, Passing 74
Mora bisa disebut hidden gem. Masih 18 tahun, tapi sudah punya rating teknik tinggi. Sangat cocok dikembangkan sejak awal karier.
4. Franco Mastantuono (Real Madrid) – Potensi 88
-
Usia: 17 | Overall: 77 | Potensi: 88
-
Highlight: Dribbling 80, Pace 74
Produk akademi Real Madrid ini digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda terbaik dunia. Dengan teknik dribbling di atas 80, ia bisa jadi kunci serangan cepat Los Blancos.
5. Kees Smit (AZ Alkmaar) – Potensi 87
-
Usia: 19 | Overall: 72 | Potensi: 87
-
Highlight: Dribbling 77, Passing 71
Smit adalah tipikal gelandang Belanda klasik: tenang, presisi, dan mampu mengontrol tempo. Potensinya membuatnya jadi motor serangan masa depan.
6. Claudio Echeverri (Bayer Leverkusen) – Potensi 86
-
Usia: 19 | Overall: 74 | Potensi: 86
-
Highlight: Pace 84, Dribbling 79
Dijuluki “El Diablito” di Argentina, Echeverri terkenal dengan kecepatannya. Kombinasi pace dan teknik membuatnya jadi mimpi buruk lawan.
7. Lennart Karl (Bayern Munich) – Potensi 86
-
Usia: 17 | Overall: 63 | Potensi: 86
Karl masih mentah, tapi potensinya luar biasa. Cocok untuk manajer Career Mode yang suka mengembangkan pemain dari nol hingga menjadi bintang.
8. Paul Wanner (PSV Eindhoven) – Potensi 86
-
Usia: 19 | Overall: 72 | Potensi: 86
-
Highlight: Dribbling 74, Pace 74
Eks Bayern Munich ini kini bersinar bersama PSV. Dengan fleksibilitas tinggi, Wanner bisa dimainkan di berbagai posisi menyerang.
9. Konstantinos Karetsas (Genk) – Potensi 86
-
Usia: 17 | Overall: 70 | Potensi: 86
-
Highlight: Passing 71, Dribbling 76
Wonderkid asal Yunani ini mulai mencuri perhatian di Belgia. Dengan kombinasi passing dan dribbling, ia bisa menjadi kreator peluang yang berbahaya.
10. Gustavo Sá (Famalicão) – Potensi 85
-
Usia: 20 | Overall: 74 | Potensi: 85
-
Highlight: Defending 70, Physical 72
Menariknya, Sá adalah CAM yang juga punya kemampuan bertahan solid. Ia bisa ditempatkan sebagai gelandang box-to-box, memberi keseimbangan di lini tengah.
Daftar wonderkids CAM di atas menunjukkan betapa kayanya talenta muda di dunia sepak bola. Mulai dari nama besar seperti Yildiz dan Mastantuono, hingga hidden gem seperti Mora dan Karetsas.
Jika dikelola dengan baik, mereka bisa menjadi bintang kelas dunia di masa depan dalam FC 26 Career Mode.