JawaPos.com - Ringankan beban masyarakat hadapi Lebaran, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) menggelar Kegiatan Ramadan Peduli. Kegiatan berupa bazar sembako murah itu digelar di Jalan Pisangan Baru, tepatnya belakang SDN 11 Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur pada Selasa (17/3).
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sebab seperti diketahui, harga sembako merangkak naik jelang Lebaran. Sementara, kebutuhan masyarakat juga meningkat. Alhasil, bazar sembako murah pun diserbu warga.
Baca Juga: Aksi Manis di Jalur Macet: PLN UP2B DKI Jakarta dan Banten Sebar Takjil di Cililitan
"Momen ini berulang setiap tahun, karena itu dengan adanya bazar sembako murah ini kita berharap bisa bikin emak-emak sumringah," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Rabu (18/3/2026).
Tak hanya meringankan beban beban kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran, bazar sembako murah diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Memang jelang Lebaran begini apa-apa (Harga sembako) sekarang naik, dengan adanya bazar sembako murah ini diharapkan juga bisa menginspirasi untuk beramal baik," ungkap Sandiaga Uno.
"Semua bisa saling berbagi, khususnya kepada mereka yang membutuhkan," tambahnya.
Baca Juga: Program Mudik Gratis Dinilai Bantu Masyarakat Di Tengah Kesulitan EkonomiDIMAS CHOI
Kegiatan bertajuk 'Ramadan Peduli: Berbagi Sembako, Berbagi Berkah' ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat.
Perwakilan Ketua RT/RW setempat menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) Indonesia, David Hamka menyampaikan rasa terima kasih kepada Sandiaga Uno dan YIS atas sinergi yang terjalin.
Dirinya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. "Tujuannya agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh lebih banyak masyarakat," ungkap David.