← Beranda
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak, hingga Orang Lain yang Diwakilkan
Abdul RahmanRabu, 18 Maret 2026 | 22.03 WIB
Ilustrasi zakat fitrah. (Freepik)

 

JawaPos.com - Zakat fitrah termasuk ibadah wajib yang harus ditunaikan oleh setiap muslim dan muslimah yang memenuhi syarat. 

Kewajiban zakat fitrah ini berlaku bagi seluruh umat Islam baik laki-laki, perempuan, tua, atau bahkan anak yang baru lahir sekalipun. 

Diantara syarat wajib zakat fitrah yaitu beragama Islam, mampu mengeluarkan zakat fitrah, anak lahir sebelum akhir Ramadhan, atau meninggal setelah terbenamnya matahari pada akhir Ramadhan. 

Zakat fitrah berupa makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari dengan takaran sekitar 2,5 kg. Zakat fitrah juga bisa berupa uang disesuaikan dengan harga makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Baca Juga: 8 Ide Hampers Lebaran Murah Tapi Terlihat Mahal, Cocok untuk Teman dan Keluarga

Adapun waktu pelaksanaan zakat fitrah wajib ditunaikan sampai sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan.

Dilansir dari NU Online, salah satu yang penting tidak boleh dilewatkan dalam pelaksanaan zakat fitrah adalah niat. Posisi niat sangat penting karena menjadi pembeda antara satu ibadah dengan ibadah lainnya.

Meski sama-sama memberikan beras ke fakir miskin, apakah pemberian itu merupakan sedekah atau zakat fitrah dapat diketahui dari niatnya.

Saking pentingnya niat dalam pelaksanaan suatu ibadah dalam Islam, niat menjadi penentu sah tidaknya ibadah yang sedang dilaksanakan, termasuk zakat fitrah. 

Niat mengeluarkan zakat fitrah dilakukan di dalam hati, namun melafalkannya sebelum berniat di dalam hati dianjurkan untuk membimbing sekaligus membuat hati semakin mantap.

Berikut niat zakat fitrah untuk diri sendiri, istri, anak, keluarga, hingga orang lain yang diwakilkan.

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠّٰﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Latin: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.” 

Niat Zakat Fitrah Untuk Istri:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠّٰﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Latin: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala. 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.” 

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak:

 ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ 

Latin: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an waladi (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.” 

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri dan Keluarga:

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Latin: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an jami'i maa yalzimuni nafaqatuhum syar'an fardhan lillahi ta'ala. 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.” 

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan: 

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠّٰﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Latin: Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala 

Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

EDITOR: Abdul Rahman