← Beranda
6 Amalan yang Bisa Dilakukan saat Itikaf di Masjid
Fatah ElhuseinSabtu, 14 Maret 2026 | 22.41 WIB
Ilustrasi masjid (Freepik)

JawaPos.com – Itikaf menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Ibadah ini dilakukan dengan berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbanyak ibadah.

Selama menjalankan itikaf, umat Islam dianjurkan mengisi waktu dengan berbagai amalan yang bernilai ibadah. Kegiatan tersebut tidak hanya berupa salat, tetapi juga memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, hingga mempelajari ilmu agama.

Dilansir dari laman Muhammadiyah dan NU Cilacap, terdapat sejumlah amalan yang bisa dilakukan selama menjalankan itikaf di masjid. Berikut adalah 6 amalan yang dianjurkan saat itikaf:

Baca Juga: Ini 5 Tips Sahur Sehat, Biar Puasa Lebih Adem dan Nyaman

1. Membaca Al-Qur'an

Salah satu amalan utama saat itikaf adalah memperbanyak membaca Al-Qur'an. Ramadhan sendiri dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an sehingga membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya menjadi ibadah yang sangat dianjurkan.

Selama berada di masjid, umat Islam bisa memanfaatkan waktu untuk memperbanyak tilawah maupun mengulang hafalan Al-Qur'an.

2. Memperbanyak Zikir

Zikir menjadi amalan yang mudah dilakukan kapan saja selama itikaf. Umat Islam dapat membaca tasbih, tahmid, tahlil, maupun istighfar sebagai bentuk mengingat Allah SWT.

Memperbanyak zikir juga dapat membantu menjaga hati tetap tenang serta meningkatkan kekhusyukan selama menjalankan ibadah di masjid.

3. Melaksanakan Salat

Selama itikaf, umat Islam dianjurkan memperbanyak salat. beberapa salat sunnah yang bisa dilakukan antara lain salat tahajud, salat witir, dan salat taubat.

Salat menjadi salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada malam-malam terakhir Ramadhan yang diyakini penuh keberkahan.

4. Memperbanyak Shalawat

Selain zikir, membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW juga dianjurkan selama itikaf. Shalawat menjadi bentuk doa sekaligus penghormatan kepada Rasulullah.

Amalan ini juga dipercaya membawa banyak keutamaan, seperti mendatangkan ketenangan hati serta menambah pahala bagi orang yang membacanya.

5. Membaca Buku atau Kajian Agama

Mengisi waktu itikaf dengan membaca buku agama juga termasuk amalan yang dianjurkan. Hal ini dapat membantu menambah pengetahuan serta memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam.

Buku yang dibaca bisa berupa tafsir Al-Qur'an, hadis, fikih, atau kitab-kitab keislaman lainnya.

6. Mengurangi Interaksi yang Tidak Perlu

Saat itikaf, umat Islam dianjurkan untuk mengurangi interaksi yang tidak perlu dengan orang lain. Tujuannya agar fokus beribadah dan menjaga kekhusyukan.

Dengan membatasi aktivitas yang tidak berkaitan dengan ibadah, seseorang dapat memanfaatkan waktu itikaf secara lebih maksimal untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Itikaf bukan hanya sekadar berdiam diri di masjid, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dengan mengisi waktu dengan berbagai amalan tersebut, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada malam-malam terakhir Ramadhan.

Baca Juga: 8 Kandungan Suplemen yang Dibutuhkan Tubuh agar Tetap Bugar Selama Ramadhan

EDITOR: Candra Mega Sari