JawaPos.com – Menjelang hari terakhir di bulan Ramadhan membuat kesibukan beberapa orang semakin meningkat.
Mulai dari persiapan mudik hingga fokus ibadah, beberapa orang pada akhirnya memilih untuk mengesampingkan menu sahur di akhri bulan Ramadhan.
Padahal, memenuhi gizi dan menjaga kualitas sahur sangat penting untuk terus dilakukan meski kesibukan semakin meningkat.
Oleh karena itu, memahami menu sahur yang praktis dan bergizi sangat penting dilakukan agar tubuh tetap kuat menjalani puasa seharian.
Sahur bukan sekadar formalitas sebelum imsak. Asupan nutrisi saat sahur berperan besar dalam menjaga energi, konsentrasi dan produktivitas kerja. Tanpa persiapan yang tepat, tubuh bisa cepat lemas saat siang hari.
Menurut Harvard T.H Chan School of Public Health, pola makan seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat serta serat membantu menjaga kadar energi lebih stabil. Prinsip ini sangat relevan untuk menu sahur saat Ramadhan.
Bagi pekerja kantoran atau pekerja lapangan,sahur harus praktis namun tetap memenuhi kebutuhan gizi.
Berikut beberapa rekomendasi menu sahur sehat untuk Anda yang sedang sibuk sebagaimana dilansir dari laman Eat Right dan Harvard Edu, Simak!
1. Nasi merah, telur dan tumis sayur
Menu ini sederhana namun lengkap gizinya. Nasi merah mengandung serat lebih tinggi dibanding nasi putih.
Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa biji-bijian utuh membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil. Telur sebagai sumber protein membantu mempertahankan massa otot.
2. Roti Gandum Isi Ayam atau Tuna
Menu sahur ini sangat praktis karena bisa disiapkan kurang dari 10 menit terlebih ditambah dengan isian ayam suwir atau tuna agar lebih bernutrisi.
Protein pasalnya bisa membantu rasa kenyang lebih lama. Mayo Clinic menekankan pentingnya protein dalam menjaga energi dan memperbaiki jaringan tubuh.
3. Smoothie Buah dan Yogurt
Smoothie sangat cocok untuk pekerja yang tidak ingin makan berat saat sahur. Menu ini juga bisa dicampurkan pisang,stroberi dan yogurt tanpa gula tambahan.
Buah pasalnya bisa membantu hidrasi tubuh. WHO menyarankan konsumsi buah dan sayur setiap hari untuk mendukung kesehatan tubuh.
4. Sup Ayam dan Kentang
Sup hangat mudah dicerna dan memberikan rasa nyaman saat sahur. Tambahkan kentang sebagai sumber karbohidrat tambahan.
Makanan hangat dapat membantu pencernaan bekerja lebih ringan. Cleveland Clinic menjelaskan pentingnya memilih makanan yang mudah dicerna setelah periode puasa.
5. Oatmeal dengan pisang dan kacang
Oatmeal bisa disiapkan dalam waktu singkat bahkan bisa dibuat overnight oats. Tambahan pisang dan kacang agar lebih mengenyangkan.
Karbohidrat kompleks dalam oat membantu energi bertahan lebih lama. Academy of Nutrition and Dietetics menjelaskan bahwa karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga menjaga rasa kenyang lebih lama.
***