JawaPos.com - Masjid Munawwarah Takengon, Aceh Tengah, viral di media sosial sejak beberapa tahun belakangan. Masjid ini mendapat sorotan publik karena bangunan masjidnya berada tepat di bibir sungai. Bahkan, undakan tangga masjid menghubungkan langsung dengan aliran air sungai Pesangan yang jernih.
Masjid Munawwarah menjadi salah satu ikon spiritualitas yang berpadu dengan keindahan alam. Masjid ini termasuk salah satu kebanggaan masyarakat setempat di Takengon.
Masjid Munawwarah berada di dataran tinggi Tanah Gayo. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga menjadi pusat aktivitas keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat.
Masjid ini menonjolkan perpaduan arsitektur tempat ibadah dengan suasana alam terbuka yang tenang. Masjid Munawwarah Takengon kerap menjadi tujuan singgah bagi para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Baca Juga: Kultum Hari Ini, Rabu (11/3), tentang 3 Tingkatan Mengaji Alquran
Sejarah Masjid Munawwarah Takengon
Dilansir dari sejumlah sumber, Masjid Munawwarah pertama kali dibangun di atas tanah wakaf pada tahun 1904 dengan luas tanah kurang lebih 2000 meter dan luas bangunan sekitar 224 meter persegi.
Seiring waktu, masjid ini berkembang menjadi salah satu masjid yang menarik di kawasan Takengon. Masjid ini juga menjadi pusat pendidikan, pengajian, hingga peringatan hari besar Islam.
Salah satu daya tarik Masjid Munawwarah adalah desain arsitekturnya yang indah dengan gaya arsitektur modern. Bangunan utama menonjolkan bentuk kubah besar dengan warna cerah, memberi kesan elegan sekaligus menenangkan.
Salah satu konsep desain paling unik dari masjid ini adalah penyatuannya dengan lanskap alam sekitar. Masjid ini dibangun di tepi Sungai Pesangan yang airnya jernih berasal dari Danau Laut Tawar.
Lingkungan masjid dikelilingi oleh pepohonan dan udaranya sejuk mengingat berada di lokasi dataran tinggi. Hal ini membuat arsitektur masjid terasa menyatu dengan alam dan menciptakan suasana ibadah yang tenang dan nyaman.
Masjid Munawwarah Takengon juga berkembang sebagai destinasi wisata religi. Banyak pengunjung singgah untuk melaksanakan ibadah wajib dan Sunnah sekaligus menikmati keindahan masjid yang menyatu harmoni dengan alam.
Dari beberapa sudut masjid, pengunjung juga dapat menikmati panorama alam khas dataran tinggi Gayo yang menawan.
Adapun air untuk berwudhu di Munawwarah Takengon bersumber dari mata air pegunungan.