JawaPos.com - Sahur kerap menjadi waktu yang cukup menantang bagi sebagian umat islam. Tidak sedikit orang yang menganggap sahur hanya sebagai hak pribadi, bukan sesuatu yang perlu diamalkan.
Padahal di waktu sahur banyak sekali tuntunan rasulullah yang dapat diamalkan serta terkandung berbagai hikmah besar di baliknya.
Sahur yang dilakukan umat islam pada sepertiga malam terakhir juga menjadi waktu yang istimewa untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT karena termasuk waktu yang paling mustajab.
Baca Juga: Liga Tunisia Tuai Sorotan: Jadwal Pertandingan Justru Digelar Siang Hari Selama Ramadan
Di waktu ini, Allah juga menguji keimanan dan kesabaran seseorang, apakah dia bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah sehingga layak mendapatkan pahala yang sepadan.
Agar tidak malas sahur, dan lebih memahami makna sahur di bulan ramadhan, berikut beberapa hikmah dan keutamaannya yang dirangkum dari laman baznas.go.id dan www.nu.or.id.
Sumber energi berpuasa
Sahur menjadi penyeimbang kebutuhan jasmani seorang muslim. Di dalam makan sahur terkandung kebaikan, termasuk menjaga stamina dan kekuatan bagi seorang muslim untuk menjalankan ibadah puasa seharian penuh.
Baca Juga: Dorong Daya Beli Jelang Lebaran, PT Sarinah Hadirkan Diskon hingga 50 Persen
Doa lebih mudah dikabulkan
Menjelang waktu sahur merupakan saat-saat terbaik untuk berdoa. Pada saat ini Allah SWT dianjurkan untuk memperbanyak berdoa, dzikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT, waktu sahur ini diyakini sebagai salah satu momen yang mustajab supaya doa dikabulkan.
Bernilai sedekah
Tidak hanya makan sahur yang dinilai pahala oleh Allah, menyiapkan hidangan sahur juga mendatangkan pahala. Orang yang memberikan makanan kepada keluarga, orang yang kesulitan, atau orang lain yang hendak berpuasa akan memperoleh pahala seperti orang yang menjalankan ibadah puasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.
Ladang pahala
Mengkonsumsi makanan sahur juga dapat menjadi ibadah yang memiliki pahala berkelanjutan. Mulai dari menyiapkan santap sahur, makan sahur, sampai melanjutkan dzikir, berdoa, dan shalat subuh. Rangkaian tersebut akan mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda dari Allah SWT..
Mendapat shalawat dari para malaikat
Disaat sahur banyak malaikat yang berdoa untuk memohonkan ampunan manusia kepada Allah SWT. Seperti hadist yang disampaikan oleh Rasulullah sebagai berikut.
وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: السَّحورُ أُكْلةُ بَرَكةٍ، فلا تَدَعوه، ولو أنْ يَجرَعَ
Pada saat memasuki waktu sahur, “Sejujurnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur”(HR.Ahmad).
Waktu sahur terasa istimewa karena para malaikat bershalawat dan memohonkan ampunan.
Melatih kesabaran
Keimanan dan kedisiplinan umat islam sudah diuji bahkan sebelum puasa dimulai. Kerelaan meninggalkan kenyamanan, kedisiplinan menjalankan ibadah engan ikhlas, semua itu bernilai ganjaran. Waktu sahur menjadi awal untuk mengetes rasa sabar dna kepercayaan umat pada tuntunan rasulullah. ehingga, barangsiapa yang mengerjakannya, akan dinilai sebagai pahala yang dilipatgandakan.