← Beranda
Menapak Usia Ke-81 Tahun, Korps Zeni TNI AD Kejar Target Bangun 5.200 Jembatan
Syahrul Yunizar• Kamis, 15 Oktober 2026 | 21.01 WIB
Kapusziad Mayjen TNI Budi Hariswanto (tengah) menyampaikan keterangan kepada awak media terkait dengan pelaksanaan tugas setelah Korps Zeni Angkatan Darat berusia 81 tahun. (Dok Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Korps Zeni Angkatan Darat genap berusi 81 tahun ini. Dalam acara HUT pada Kamis (15/10), Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat (Kapusziad) Mayjen TNI Budi Hariswanto menyatakan saat ini instansinya tengah mengejar target pembangunan 5.200 jembatan di seluruh Indonesia.

Tugas itu sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. Mayjen Budi menyebut prajurit zeni menjadi motor dalam pelaksanaan pembangunan ribuan jembatan tersebut.

”Tahun ini Angkatan Darat tentunya dimotori oleh prajurit zeni, oleh satuan zeni, dan tentunya kerja sama dengan seluruh unsur, baik dari TNI Angkatan Darat, kemudian unsur pemerintah dan masyarakat. Targetnya tahun ini kami akan menyelesaikan 5.200 jembatan,” kata Mayjen Budi saat diwawancarai oleh awak media.

Dari target 5.200 jembatan itu, saat ini Puziad sudah membangun 4.959 jembatan. Budi optimistis akhir tahun ini target tersebut akan tercapai. Sebanyak 241 jembatan yang belum terbangun akan dikerjakan segera. Sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa segera merasakan manfaatnya.

”Kami berharap dan kami upayakan nanti di akhir tahun semuanya bisa tercapai untuk membantu masyarakat membuka akses ekonomi, membuka akses kesehatan, dan membuka akses pendidikan juga tentunya,” tutur Mayjen Budi.

Jenderal bintang dua TNI AD itu menyatakan bahwa pembangunan ribuan jembatan tersebut dilaksanakan secara merata. Baik di lokasi terdampak bencana alam maupun lokasi lainnya. Termasuk daerah-daerah terpencil yang selama ini sulit diakses.

 

Selain membangun jembatan yang sudah menjadi atensi presiden, Budi menyampaikan bahwa Pusziad akan terus mengembangkan diri. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM), teknologi, maupun alat utama sistem persenjataan (alutsista).

 

 

”Tentunya yang kami kerjakan, kami sesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini dan sesuai dengan dinamika masyarakat. Seperti yang saya sampaikan tadi, bahwa kami Zeni Angkatan Darat bekerja untuk memberikan berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Mayjen Budi menyampaikan bahwa alat-alat yang dibutuhkan oleh Puziad saat ini terdiri atas alat berat, alat konstruksi, kemudian juga alat-alat nubika atau  nuklir, biologi, dan kimia, serta alat-alat jihandan atau penjinak bahan peledak. Semua kebutuhan itu sudah disusun dan dilaporkan kepada Mabes TNI AD (Mabesad)

 

”Kami sudah menyusun rencana, sudah kami laporkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat dan beliau menyetujui. Insya Allah dalam setiap tahun, secara bertahap semua itu akan dipenuhi,” ungkap Mayjen Budi.

 

 

EDITOR: Diar Candra