JawaPos.com - Proses pengisian BBM di udara atau Air-to-Air Refueling (AAR) ditunjukkan TNI AU saat latihan bersama angkatan udara Prancis di Langit Jakarta, Rabu (23/9).
Latihan tersebut bagian dari Air Maneuver Exercise (AMX) PEGASE 2026 di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada akhir September 2026.
Dalam latihan bersama tersebut, sejumlah alat utama sistem persenjataan TNI AU dan Angkatan Udara Prancis dilibatkan.
Mulai pesawat tempur Dassault Rafale, pesawat angkut Airbus A400M, hingga pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT).
Baca Juga: Batal di Monas, HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana di Mabes TNI
Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya Tedi Rizalihadi meninjau langsung pelaksanaan latihan bersama tersebut.
Berdasar pantauan JawaPos.com di Terminal Selatan Lanud TNI Halim Perdanakusuma pada Rabu (23/9), Lieutenant General Dominique Tardif dari Prancis turut hadir.
”Momen PEGASE tahun ini sangat luar biasa berbeda, karena di tahun ini kami sudah mempunyai pesawat tempur yang sama, Rafale, dan juga sudah ada pesawat A400M. Sehingga kami di sini dapat meng-upgrade pengetahuan dan kami melakukan latihan bersama,” terang Tedi.
Selain terbang manuver, pesawat-pesawat TNI AU dan Angkatan Udara Prancis juga melakukan Air-to-Air Refueling (AAR) yang melibatkan pesawat Airbus A330 MRTT, 2 pesawat Rafale FASF, serta 2 pesawat Rafale TNI AU.
Turut dilakukan pula penerjunan oleh para prajurit dari Denmatra 1 Brigade Parako 1 Pasgat dari Airbus A 400 M TNI AU.
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Peredaran 1,4 Juta Rokok Ilegal, Barang Bukti Dibakar dan Dikubur
”Ada air refueling, kemudian ada terjun statik, dan juga ada open house untuk anak-anak sekolah kemarin,” ujarnya.
Rencananya, besok (24/9) Menteri Pertahanan (Menhan) Prancis juga akan datang langsung ke Halim untuk menyaksikan latihan bersama TNI AU dengan AU Prancis.
Menurut Tedi, momen tersebut sangat penting untuk mempererat hubungan baik di antara kedua negara.
”Kami bergembira karena ke depan kami akan mengoperasikan alutsista yang canggih, dan tentunya kami akan banyak meng-upgrade kemampuan, baik penerbang maupun teknisi. Tadi sudah didiskusikan ke depan kita akan lebih erat lagi dalam melakukan hubungan kerja sama,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Lieutenant General Dominique Tardif menjelaskan bahwa pihaknya turut bahagia karena kini TNI AU sudah menggunakan beberapa pesawat dari Prancis.
Baca Juga: 51 Ribu Prajurit-900 Alutsista Bakal Meriahkan HUT ke-81 TNI di Monas Jakarta
Dalam kunjungannya ke Indonesia pada 2023, semua masih dibicarakan. Namun, saat ini sudah terealisasi.
”Sekarang Indonesia mengoperasikan Rafale seperti yang kami lakukan di Prancis, dan anda (Indonesia) juga mengoperasikan Airbus A400M seperti yang kami lakukan di Prancis,” ujarnya.
Menurut Tardif, itu merupakan kemajuan dan langkah pesat dalam hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Prancis.
Apalagi dalam latihan bersama yang dilakukan oleh TNI AU dengan Angkatan Udara Prancis, masing-masing pesawat, penerbang, dan kru sudah terlihat padu.
”Itu adalah penampilan yang sangat luar biasa pagi ini dan dikerjakan dengan sangat baik. Jadi, kita dapat mengamati dan melihat bahwa kita telah mengambil langkah maju yang sangat besar untuk terus bekerja sama,” pungkasnya.
Baca Juga: KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Pensiunan TNI AL Sebut Bukan Sekadar Faktor Cuaca Ekstrem