JawaPos.com - TNI AU menepis informasi yang beredar luas terkait aktivitas F-16 di langit Jakarta hari ini. Angkatan Udara memastikan, 3 jet tempur tersebut tengah melaksanakan latihan untuk tampil dalam acara Merdeka Run besok (29/8). Tidak terkait kegiatan lain, apalagi aksi demo dan kerusuhan sejak kemarin (27/8) sampai hari ini (28/8).
”Perlu disampaikan bahwa penerbangan tersebut merupakan bagian dari latihan yang akan dikombinasikan dengan rangkaian Merdeka Run dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dala keterangannya.
Nyoman mengakui bahwa pada Jumat dini harI, 3 pesawat F-16 Fighting Falcon lepas landas dari Lanud Iswahjudi menuju kawasan Jakarta dengan sasaran di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus). Setelah melaksanakan penerbangan sesuai rute yang telah direncanakan, ketiga pesawat tersebut kemudian mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma.
Besok (29/8), ketiga pesawat tempur itu akan kembali melaksanakan penerbangan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju kawasan Jakpus untuk melaksanakan flypast. Setelah itu, ketiga alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis itu kembali menuju Lanud Iswahjudi. Selain F-16, rangkaian penerbangan juga melibatkan pesawat CN-295 yang membawa penerjun.
”Serta Helikopter EC-725 Caracal yang membawa giant flag. Seluruh rangkaian tersebut akan dipadukan dengan pelaksanaan Merdeka Run sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” bebernya.
Hal serupa disampaikan oleh Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom) Fahd Pahdepie. Dia menyampaikan bahwa, Merdeka Run tahun ini digelar sebagai kegiatan penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.
”Start di depan Istana Merdeka, finish di Silang Monas, dan terbuka untuk umum tanpa biaya pendaftaran,” jelasnya.
Berdasar informasi dari panitia penyelenggara, Fahd menyebut, jumlah pendaftar membludak sampai kuota harus ditambah. Menurut dia, itu menunjukkan antusiasme publik untuk memeriahkan bulan kemerdekaan. Acara itu juga akan dimeriahkan atraksi drone dan atraksi udara. Termasuk 3 pesawat tempur TNI AU dengan empat rangkaian manuver, penerjunan sepuluh personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus), serta lintasan udara helikopter.
”Atraksi udara seperti itu memerlukan persiapan dan latihan. Karena itu, pesawat dan helikopter TNI yang terpantau warga di langit Jakarta Jumat pagi tadi, sedang melaksanakan latihan terbang untuk Merdeka Run, sesuai jadwal yang sudah disusun panitia jauh sebelumnya,” bebernya.
Dia memastikan, informasi yang mengaitkan penerbangan tersebut dengan aksi unjuk rasa tidak benar. Pesawat yang terbang pagi tadi juga bukan pesawat operasi modifikasi cuaca. Karena itu, pemerintah meminta masyarakat untuk tidak mengaitkan aktivitas tersebut dengan peristiwa lain.
”Kami menyampaikan penjelasan ini agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak berkembang spekulasi yang tidak sesuai dengan fakta,” pungkasnya.