← Beranda
Monitor Peserta Aksi Demo DPR Hari Ini, Menko Polkam: Kami Tahu Pergerakan Perusuh
Syahrul YunizarKamis, 27 Agustus 2026 | 16.23 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam)

 

 

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan pemerintah bersama aparat keamanan memfasilitasi masyarakat yang berdemo di DPR hari ini (27/8). Namun, dia juga menegaskan bahwa pergerakan perusuh sudah dimonitor oleh petugas.

Djamari memastikan, tidak ada penyekatan terhadap massa aksi yang bergerak menuju Jakarta. Semua pihak yang hendak menyampaikan aspirasi secara perorangan maupun kelompok, difasilitasi oleh pemerintah dan petugas keamanan dari kepolisian.

”Penyekatan itu nggak ada usaha penyekatan, nggak ada orang mau sampaikan aspirasi kok disekat, nggak ada. Silakan datang, mereka ada yang berangkat perorangan, ada yang gabung,” kata dia kepada awak media pada Kamis pagi.

Kalau pun ada pengaturan arus lalu lintas, Djamari menyebutkan bahwa itu merupakan upaya agar penyampaian aspirasi berjalan dengan aman dan lancar. Sebab, petugas kepolisian juga perlu menjamin aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Namun demikian, tindakan tegas tidak segan diambil oleh petugas keamanan terhadap pihak-pihak yang berniat mengganggu dengan membuat rusuh di antara aksi massa. Djamari memastikan, beberapa pihak sudah diperiksa oleh jajaran Polda Metro Jaya.

”Untuk itu yang tadi saya katakan Polda (Metro Jaya) dan Kodam (Jaya) dan masyarakat luas ingin supaya masyarakat yang punya hak sampaikan aspirasinya ke DPR bisa kami kawal, tidak diricuhi dengan yg lain-lain,” tegasnya.

Djamari tegas menyatakan bahwa pergerakan pihak-pihak yang hendak merusuh dalam aksi massa hari ini sudah termonitor. Purnawirawan TNI AD itu menyebut, polisi sudah mengetahui keberadaan pihak-pihak yang hendak mencederai aksi massa di DPR hari ini.

”Kita punya pengalaman lalu-lalu yang bakar-bakar depan polda kan, ada perusuh-perusuh. Itu kami jaga dan kami tahu pergerakan mereka, kami tahu dimana, kami bisa menutupnya. Mudah-mudahan an kita bisa lakukan itu, bahkan kapolda menyampaikan ke saya sejak tadi malam itu dilakukan ada yang diperiksa dan ditahan untuk tidak ikut,” bebernya.

Baca Juga: Demo AMPB Pati di DPR Dijaga Ketat, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan


Rencana aksi massa di DPR yang diinisiasi oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menuntut 2 hal utama. Pertama, pengesahan RUU Perampasan Aset. Kedua, hukuman mati untuk koruptor. Tuntutan itu sudah disuarakan secara konsisten oleh AMPB sejak masih berdemo di Pati. Belakangan mereka membawa tuntutan tersebut ke Jakarta.

 

EDITOR: Kuswandi