← Beranda
Canggih, Indonesia Beli Dua Kapal Patroli Lepas Pantai dari Italia, Bisa Upgrade Jadi Kapal Fregat
Syahrul YunizarSelasa, 3 September 2024 | 20.31 WIB
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.

 

JawaPos.com - Pengadan kapal patroli lepas pantai untuk TNI AL terus berprogres. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa kontrak pengadaan dua unit kapal lepas pantai atau kapal PPA dari perusahaan asal Italia, Fincantieri sudah ditandatangani. Dia optimistis dalam waktu dekat kontrak efektif segera menyusul. 

Keterangan itu disampaikan oleh Ali saat diwawancarai oleh awak media di Balai Samudera, Kelapa Gading Jakarta Utara. ”Kapal PPA saat ini kontrak sudah, tinggal menunggu efektif. Mungkin dalam waktu dekat,” kata dia.

Orang nomor satu di TNI AL itu menyampaikan bahwa pihaknya sudah membentuk satuan tugas (satgas) terkait dengan pengadaan dua kapal patroli lepas pantai tersebut. 

Tidak sampai di situ, Angkatan Laut juga menyiapkan lima orang prajurit TNI AL untuk mengawaki kapal PPA yang akan singgah di Indonesia dalam waktu dekat. ”Lima orang anggota Angkatan Laut nantinya akan ikut mengawaki, belajar di kapal PPA milik Italia,” ucap Ali.

Mereka akan terlibat dalam pelayaran kapal tersebut dari Okinawa, Jepang sampai Jakarta.

Kapal PPA yang dibeli untuk TNI AL merupakan pengadaan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Selain berfungsi sebagai kapal patroli lepas pantai, kedua kapal itu juga bisa di-upgrade kemampuannya hingga setara dengan kapal fregat. Ali mengakui, pengadaan kedua kapal tersebut penting bagi TNI AL. Sama pentingnya dengan pengadaan kapal-kapal lainnya. 

Saat ini, Ali mengungkapkan bahwa pemerintah bersama TNI AL terus berupaya menambah kekuatan Angkatan Laut. Pendekatan sudah dilakukan untuk memulai pengadaan kapal fregat dari Eropa.

Tentu dengan tetap mengedepankan pengadan dari galangan di dalam negeri. Baik itu korvet, kapal cepat rudal, kemudian kapal-kapal patroli. Harapannya nanti kita tambah kuat,” jelasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo