JawaPos.com – Jamarat adalah bangunan empat lantai yang menjadi bingkai bagi tiga jumrah. Yakni Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.
Bangunannya dibuat empat lantai untuk mengurangi potensi saling berdesakan antarjamaah haji saat melontar jumrah.
Di Jamarat, jamaah haji Indonesia yang tinggal di tenda-tenda Mina kebagian melontar di lantai 3. Area ini bisa diakses langsung dari tenda jamaah di Mina tanpa perlu naik eskalator dari lantai dasar.
Sementara, bagi jamaah yang tanazul, lebih mudah untuk mengakses lantai dasar Jamarat untuk melontar jumrah.
Baca Juga: Jarak Tenda Mina ke Jamarat Paling Dekat 3 Km, Jamaah Haji Harus Siapkan Fisik
Koordinator Bidang Satuan Operasi Armuzna dan Linjam PPIH Arab Saudi Harun Ar-Rasyid Usman meminta jamaah haji Indonesia taat dengan arahan petugas haji saat melontar jumrah.
Petugas akan mengarahkan jamaah haji ke jalur lang langsung menuju jamarat, sehingga jamaah tidak perlu berputar-putar.
Mengingat akan banyak penyekatan di area sekitar Jamarat untuk mengorganisir jamaah haji sedunia yang akan melontar jumrah.
Dari tenda Mina, Jamaah haji Indonesia akan langsung menyusuri jalur melewati terowongan Muaisim atau Mu’ashim.
Keluar dari terowongan, jamaah akan menyusuri jalur menanjak langsung menuju lantai 3 Jamarat. “Kemudian setelah melakukan lontar jumrah, jangan turun ke bawah,” ujar Harun.
Baca Juga: PPIH Bentuk Timsus Mina untuk Tangani Jamaah Haji Murur di Mina, Siaga Sejak 8 Zulhijjah
Dia juga menginsruksikan petugas agar menanyai jamaah, apakah akan kembali ke tenda Mina atau ke hotel.
“Kalau dia jamaah kembali ke tenda, maka arahnya akan berputar terus melalui pintu yang keluar, langsung masuk terowongan lagi,” jelasnya.
Bila jamaah turun melalui eskalator, maka akan berpotensi jalan berputar-putar, jauh dari tenda.
Sebab, area bawah akan disekat untuk memudahkan pergerakan jamaah haji melontar jumrah.
Petugas haji akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk memandu jamaah, sehingga tidak melalui rute di luar dari yang ditentukan.
Baca Juga: Jamaah Haji Indonesia Bawa 100 Slop Rokok ke Tanah Suci, Disita Bea Cukai Arab Saudi