← Beranda
Jamaah Haji Indonesia Perlu tahu, ini Cara Mudah Kembali ke 3 Terminal Bus Shalawat dari Masjidil Haram
Bayu PutraSenin, 4 Mei 2026 | 20.51 WIB
Suasana terminal Jabal Ka'bah di sisi Barat Laut Masjidil Haram. Ada beberapa cara mudah menuju terminal bus shalawat dari Masjidil Haram. (Bayu Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com – Luasnya area masjidil Haram di Kota Makkah menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah haji Indonesia.

Tidak jarang, jamaah masuk dari pintu tertentu, lalu keluar melalui pintu lainnya dan membuat lupa arah.

Hal itu tidak mengherankan, karena luas area Masjidil Haram saat ini mencapai 1,5 juta meter persegi.

Ratusan kali lipat lebih luas dibandingkan era Rasulullah Muhammad SAW, di mana masjidil Haram hanya berupa bangunan Ka’bah yang dikelilingi tanah lapang dengan batas tertentu yang menjadi pintu masuk dan keluar.

Baca Juga: Efek Cuaca Panas di Tanah Suci, Jamaah Haji Lansia Tumbang Akibat Kepanasan dan Kelelahan

Untuk memfasilitasi jamaah haji Indonesia menuju Masjidil Haram, Kantor daerah Kerja Makkah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyediakan layanan bus shalawat.

Bus-bus itu akan berhenti di tiga terminal dekat Masjidil Haram. Yakni Jabal Ka’bah, Ajyad, dan Syib Amir.

Terminal Ajyad dan Jabal Ka’bah bisa ditempuh selama 5 menit berjalan kaki dari pelataran Masjidil Haram.

Sementara, untuk ke Terminal Syib Amir butuh waktu 10-15 menit berjalan kaki dari pelataran Masjidil Haram.

Terminal Jabal Ka’bah terletak di sisi Barat Laut Masjidil Haram. Kemudian, terminal Ajyad di Selatan Masjidil Haram, dan Syib Amir di Timur Laut Masjidil Haram.

Baca Juga: 7 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, 59 Masih Dirawat di RS Saudi

Masing-masing bus di terminal sudah ditentukan rutenya. Terminal Syib Amir untuk jamaah yang tinggal di Kawasan Syisyah dan Aziziyah.

Terminal Jabal Ka’bah untuk bus shalawat menuju Kawasan Aziziyah dan Jarwal. Sedangkan terminal Ajyad untuk mengantar jamaah menuju hotel di wilayah Misfalah.

Meski sudah ada petunjuk, namun jamaah masih kerap lupa. Tak jarang, jamaah keluar dari pintu yang tidak mengarah ke terminalnya.

Yang seharusnya menuju Syib Amir misalnya, keluar dari pintu menuju Jabal Ka’bah. Atau yang hendak menuju Ajyad keluar di pintu menuju Syib Amir.

Lantas, bagaimana cara untuk memastikan jamaah tidak salah arah saat menuju ke terminalnya?

Baca Juga: Tarif Pendorong Kursi Roda Berpotensi Melonjak Jelang Puncak Haji, Bisa Tembus 600 Riyal!

Berikut cara mudah untuk menuju masing-masing terminal dari Masjidil Haram:

Terminal Jabal Ka’bah

Dari dalam masjidil Haram, jamaah cukup mencari info lokasi pintu 70 atau pintu umrah. Bisa bertanya ke askar atau petugas kebersihan dengan menyebut Jabal Ka’bah ditambah bahasa isyarat bila tak paham Bahasa Arab.

Atau bila bertemu petugas haji Indonesia yang mengenakan seragam warna khaki, jamaah bisa langsung bertanya pintu menuju Jabal Ka’bah.

Setelah keluar, jalan lurus saja menuju arah hotel Anjum sampai bertemu pos keamanan yang dijaga askar di ujung pelataran Masjidil Haram.

Lalu belok kanan dan jalan menanjak sedikit dilanjutkan jalan menurun. Nanti di persimpangan, jamaah akan melihat bendera merah bertuliskan Indonesia.

Baca Juga: Daker Makkah Keluarkan Kartu Kendali Kursi Roda, Cegah Jamaah Haji Lansia dan Disabilitas Ditelantarkan

Bagi jamaah yang hendak ke Al Hidayah Tower di Aziziyah, bisa ke terminal di sebelah kanan. Sementara bagi yang akan ke Jarwal bisa menyeberang jalan ke terminal di sisi kiri.

Terminal Syib Amir

Cara paling mudaj menuju terminal Syib Amir adalah keluar melalui pintu Marwah, tempat jamaah haji biasa melakukan tahalul. Di pintu tersebut, jamaah bisa menyusuri sisi kiri jalur menuju WC 9.

Atau bisa bertanya ke petugas kebersihan soal lokasi WC dengan bahasa isyarat bila tak paham bahasa Arab.

Di ujung WC 9, jamaah belok kiri, jangan lurus. Karena kalau lurus, jamaah akan nyasar ke terminal Bab Ali. Setelah belok kiri, jamaah tinggal ikuti jalan setapak menuju terminal Syib Amir.

Terminal Ajyad

Terminal ini posisinya di belakang Tower Zam-Zam. Maka Jamaah tinggal keluar dari pintu King Abdulaziz mennuju Tower Zam-Zam.

Baca Juga: Perbedaan Haji Tamattu, Qiran, dan Ifrad, 3 Jenis Haji yang Bisa Dipilih oleh Jamaah Haji

Sebelum tiba di tower Zam-Zam, belok kanan sedikit menuju bangunan WC 3. Di ujung WC, belok ke kiri menuju belakang tower. Di situlah lokasi terminal Ajyad.

Telanjur Keluar lewat Pintu King Abdulazis Arah Tower Zam-Zam

Umumnya, jamaah Haji Indonesia suka menggunakan tower zam-zam sebagai patokan untuk keluar dari Masjidil Haram.

Bila telanjur keluar ke arah Tower Zam-Zam, patokannya juga mudah. Bila ingin ke Jabal Ka’bah, Jamaah haji tinggal belok kanan, menyusuri pelataran Masjidil Haram ke arah hotel Anjum.

Nanti jamaah akan bertemu pos keamanan askar di ujung pelataran, dan tinggal melanjutkan ke terminal Jabal Ka’bah.

Baca Juga: Labbaik Allahumma Labbaik, Jamaah Haji Indonesia Bergerak ke Makkah untuk Rangkaian Haji

Sebaliknya, bila hendak ke Syib Amir, kalau telanjur keluar lewat pintu King Abdulaziz, jamaah tinggal belok kiri dan menyusuri jalur menuju WC 9 atau bukit Marwah.

 

EDITOR: Bayu Putra