JawaPos.com - Seorang jamaah calon haji asal Pasuruan bernama Kamariyah, 85 tahun, dilaporkan meninggal dunia di Madinah pada Minggu (26/4). Ia tergabung Dalam kelompok terbang (kloter) 8 Embarkasi Surabaya.
Kabar duka ini dibenarkan Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenhaj Jatim), sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As’adul Anam.
"Jadi (Kamariyah) mengalami sesak nafas di sana, sakitnya seperti itu. Kemudian meninggalkan dunia di sana," tutur As'adul kepada awak media di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya pada Senin (27/4).
Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Selasa 28 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo dan Virgo
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, Almarhum Kamariyah Binti Dul Tayib, menghembuskan napas terakhirnya di Hotel Maisyan Al Haritia, Madinah pada Minggu (26/4) pukul 11.20 Waktu Arab Saudi (WAS).
PPIH Embarkasi Surabaya akan mengatur pelaksanaan badal haji untuk almarhumah. Selain itu, hak asuransi juga akan diproses setelah pemerintah Arab Saudi menerbitkan Certificate of death (COD).
"(Nominal asuransi) ini mohon maaf kita belum tahu, kalau tahun kemarin saya nilai dengan BPH (Badan Penyelenggara Haji). Apakah tahun ini (sama dengan) BPH, mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan," imbuhnya.
Update pemberangkatan
Pada muusim haji 2026, Embarkasi Surabaya melayani pemberangkatan 43.977 jamaah calon haji, terdiri dari 43.513 jamaah dan 464 petugas kloter, serta terbagi dalam 116 kloter.
Sebagai salah satu embarkasi terpadat di Indonesia, Embarkasi Surabaya juga tidak hanya melayani keberangkatan jemaah dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, tetapi juga dari Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur.
Adapun hingga Senin pagi (27/4), PPIH Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 7.964 jamaah ke Tanah Suci. Ribuan jamaah ini berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur dan tergabung dalam 21 kloter.