← Beranda
106 Calon Jamaah Haji Tangerang Batal Berangkat Karena Meninggal hingga Tak Lunasi BIPIH
Ryandi ZahdomoSelasa, 21 April 2026 | 04.29 WIB
Suasana masjid Nabawi di Madinah saat awal musim haji 2026, Senin (20/4). Sedikitnya 109 calon jamaah jhaji asal Tangerang tak jadi berangkat tahun ini karena berbagai sebab. (Media Center Haji 2026)

JawaPos.com - Musim haji 2026 baru saja dimulai. Namun, sebanyak 106 calon jamaah haji asal Kota Tangerang dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Pembatalan keberangkatan ini disebabkan oleh dua faktor utama. Dari total 1.552 calon jamaah yang terdaftar, terdapat 9 orang yang batal berangkat karena kondisi kesehatan yang menurun serta meninggal dunia.

Sementara itu, mayoritas yang batal berangkat, yakni sebanyak 97 orang, disebabkan oleh kendala administrasi.

Di mana para calon jamaah memilih untuk menunda keberangkatannya lantaran belum melunasi biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih.

Baca Juga: 12 Embarkasi Berangkatkan Jamaah Haji Mulai Besok, 21 April 2026, Yogyakarta Paling Awal

Meski ada yang batal atau menunda berangkat, pihak Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tangerang memastikan bahwa operasional dan kuota keberangkatan tetap berjalan sesuai rencana. 

Persiapan logistik dan administrasi saat ini bahkan sudah mencapai tahap 99 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Kota Tangerang, Sahiyah, memastikan bahwa seluruh jamaah yang gagal berangkat telah digantikan oleh jamaah cadangan sesuai dengan daftar urut prioritas.

"Seluruh kuota tetap terpenuhi karena sudah digantikan oleh jemaah cadangan," ujarnya dikutip Senin (20/4).

Jadwal dan Profil Jamaah

Tahun ini, sebanyak 1.552 jamaah haji asal Kota Tangerang siap diberangkatkan dalam sembilan kelompok terbang (kloter).

Baca Juga: Fast Track Dipakai Sejak Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia, Tiba di Madinah 22 April 2026

Rencananya, kloter pertama akan mulai bertolak menuju Tanah Suci pada 22 April hingga 19 Mei 2026.

Keberangkatan tahun ini mencakup rentang usia yang cukup luas. Tercatat jemaah termuda berusia 13 tahun, sementara jemaah tertua yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini berusia 86 tahun.

Kemenhaj mengimbau seluruh calon jamaah untuk memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi serta menjaga kondisi fisik dan kesehatan, agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.

 

EDITOR: Bayu Putra