← Beranda
IHSG Terkoreksi 14,91 Persen hingga BEI 'Trading Halt', Kapitalisasi Pasar Menyusut
Djati Waluyo• Minggu, 18 Oktober 2026 | 21.22 WIB
Bursa Efek Indonesia menyampaikan telah melakukan pembekuan sementara perdagangan (Trading Halt) akibat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang lebih dari 11 persen. (Dok. JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam sebesar 14,91 persen selama perdagangan periode 12–16 Oktober 2026.

Pelaksana Harian Sekretaris Perusahaan BEI, Valentina Simon, mengatakan IHSG ditutup pada level 5.185 pada akhir pekan ini. Posisi tersebut turun dari penutupan pekan sebelumnya di level 6.093.

Pada Jumat (16/10), BEI menghentikan sementara perdagangan saham pada pukul 08.58 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

“BEI juga melakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 08.58:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), menyusul penurunan IHSG yang mencapai 8 persen,” ujar Valentina dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (18/10).

Sejalan dengan koreksi indeks, nilai kapitalisasi pasar BEI juga menyusut 14,43 persen menjadi Rp 9.157 triliun. Pada pekan sebelumnya, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 10.701 triliun.

Dari sisi aktivitas perdagangan, rata-rata volume transaksi harian turun 5,22 persen menjadi 44,102 miliar lembar saham. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 46,533 miliar lembar saham.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian relatif stabil dengan penurunan tipis 0,07 persen menjadi Rp 16,21 triliun dari Rp 16,23 triliun pada pekan sebelumnya.

“Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 2,46 persen menjadi 1,72 juta kali transaksi dari 1,67 juta kali transaksi pada pekan lalu,” ujarnya.

Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp 3,34 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 88,19 triliun.

EDITOR: Estu Suryowati