JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Senin (28/9), setelah ditutup melemah sebesar 0,9 persen ke level 6,241 pada perdagangan Jumat (25/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6,157-6,209.
Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 6,174-6,108 sedangkan resistance di level 6,380-6,535.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Senin (28/9), yakni PT Coinbase Global Inc (COIN), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Baca Juga: Dibayangi Sikap Hawkish The Fed dan Data Ekonomi AS, Rupiah Berpotensi Tertekan
Saham PT Coinbase Global Inc (COIN) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham COIN sebelumnya terkoreksi 7,43 persen ke level 810 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi COIN saat ini sedang membentuk bagian dari wave (ii) dari wave C. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 755-785, dengan target harga 915 hingga 965 dan stop loss di bawah 715.
Berikutnya, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham INDF sebelumnya terkoreksi 2,88 persen ke level 6.750 dan pergerakannya masih didominasi oleh tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi INDF saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (a). Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 6.625-6.725, dengan target harga 7.000 hingga 7.225 dan stop loss di bawah 6.575.
Selanjutnya, saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham HMSP sebelumnya terkoreksi dan ditutup pada level 635, dengan pergerakannya masih didominasi oleh tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi HMSP saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave 2. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 610-635, dengan target harga 660 hingga 700 dan stop loss di bawah 590.
Baca Juga: IHSG Melemah 3,09 Persen Sepekan, Parkir di Level 6.241 pada Akhir September
Berikutnya, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) direkomendasikan dengan strategi Sell on Strength. Saham ENRG sebelumnya menguat 1,15 persen ke level 1.325. Pergerakannya masih berada pada rentang MA20 dan MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ENRG sudah berada di akhir wave [b] dari wave Y, sehingga ENRG rawan melanjutkan koreksinya untuk membentuk wave [c] ke rentang 1.095-1.160.
Investor dapat menerapkan strategi Sell on Strength pada kisaran 1.345-1.380.