← Beranda
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat Rabu 2 September, Ini 4 Saham Pilihan MNC Sekuritas
Djati WaluyoRabu, 2 September 2026 | 14.38 WIB
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatanya pada perdagangan Rabu (2/9), setelah ditutup menguat sebesar 1,14 persen ke level 6,599 pada perdagangan Selasa (1/9).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c), sehingga terdapat peluang lanjutan penguatan untuk menguji 6,615-6,666 sekaligus menguji area gap yang terbentuk beberapa waktu lalu.

Adapun level support IHSG berada di 6,476, 6,373. Sementara itu, level resistance berada di 6,635 dan 6,705.

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Saham ANTM terkoreksi 0,65 persen ke level 3.080 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Pergerakannya pun berada di bawah MA20.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y]. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 2.920-3.010, dengan target harga 3.200 hingga 3.380 dan stop loss di bawah 2.870.

Selanjutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BBCA menguat 1,93 persen ke level 6.600 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun mulai mengecil. Penguatannya pun mampu membawa pergerakan BBCA berada di atas MA20.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (iii). Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 6.500-6.550, dengan target harga 6.725 hingga 6.850 dan stop loss di bawah 6.425.

Untuk saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham ESSA menguat 6,92 persen ke level 695 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Penguatan ESSA pun mampu menembus MA200.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi ESSA saat ini sedang berada pada wave [iii] dari wave C. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 665-680, dengan target harga 730 hingga 770 dan stop loss di bawah 650.

Sementara itu, saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham HRTA menguat 1,36 persen ke level 2.240 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.

MNC Sekuritas memperkirakan selama HRTA masih mampu berada di atas level 2.190 sebagai stop loss, posisi HRTA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (v) dari wave [c]. Investor dapat melakukan strategi Trading Buy pada kisaran 2.210-2.240, dengan target harga 2.350 hingga 2.540 dan stop loss di bawah 2.190.

EDITOR: Estu Suryowati