JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan Selasa (1/9), setelah ditutup menguat sebesar 0,11 persen ke level 6,525 pada perdagangan Senin (31/8).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG aat ini berada di awal wave v dari wave (c). Dengan kondisi tersebut, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju area 6.599–6.666.
Namun, dalam skenario terburuk (worst case), posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave iv dari wave (c). Investor perlu mencermati potensi koreksi IHSG ke rentang 6.289–6.352. Adapun level support IHSG berada di 6,373, 6,272. Sementara itu, level resistance berada di 6,599 dan 6,705.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), dan PT Xera Investment Indonesia Tbk (XIPI).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Saham BBNI menguat 2,12 persen ke level 3.860 dan masih didominasi oleh volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii]. Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 3.750-3.810, dengan target harga 3.940 hingga 4.020 dan stop loss di bawah 3.660.
Sementara itu, saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham HRUM menguat 0,54 persen ke level 925 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (iii). Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 910-920, dengan target harga 970 hingga 1.010 dan stop loss di bawah 905.
Untuk saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy. Saham INET menguat 2,94 persen ke level 350 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi INET saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (iii). Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 340-350, dengan target harga 370 hingga 388 dan stop loss di bawah 334.
Selanjutnya, saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham SIDO bergerak flat di level 352 dan didominasi oleh volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi SIDO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 334-340, dengan target harga 366 hingga 386 dan stop loss di bawah 330.
Sementara itu, saham PT Xera Investment Indonesia Tbk (XIPI) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham XIPI menguat 1,11 persen ke level 182 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi XIPI saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (iii) dari wave [v]. Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 180-182, dengan target harga 186 hingga 190 dan stop loss di bawah 178.