← Beranda
IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini, Cek 4 Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas
Djati WaluyoKamis, 13 Agustus 2026 | 15.10 WIB
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Kamis (13/8), setelah ditutup menguat sebesar 1,69 persen ke level 6,373 pada perdagangan Rabu (12/8).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Hal tersebut mengindikasikan IHSG berpeluang menguat dengan target 6,440-6,544. Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5,890-6,192 untuk membentuk wave (b).

Adapun level support IHSG berada di 6,319, 6,021. Sementara itu, level resistance berada di 6,454 dan 6,599.

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Saham BRPT menguat 7,14 persen ke level 1.950 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Penguatan BRPT pun masih mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BRPT saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii].

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.850-1.920, dengan target harga 2.020 hingga 2.190 dan stop loss di bawah 1.845.

Sementara itu, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) juga direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham EXCL menguat 6,22 persen ke level 2.560 dan disertai dengan tingginya volume pembelian, namun penguatannya belum mampu menembus MA60. MNC Sekuritas memperkirakan posisi EXCL saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.500-2.550, dengan target harga 2.680 hingga 2.800 dan stop loss di bawah 2.470.

Untuk saham PT Timah Tbk (TINS), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham TINS menguat 1,86 persen ke level 3.840 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi TINS saat ini sedang berada pada bagian dari wave A dari wave (B) pada label hitam.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 3.650-3.730, dengan target harga 3.860 hingga 3.920 dan stop loss di bawah 3.590.

Selain itu, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) juga direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham UNVR menguat 0,86 persen ke level 1.760 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Pergerakannya masih mampu berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi UNVR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (y) dari wave [b] pada label hitam.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.625-1.715, dengan target harga 1.810 hingga 1.915 dan stop loss di bawah 1.600.

EDITOR: Estu Suryowati