JawaPos.com - Penjabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, memastikan operasional dan pengambilan kebijakan di bank sentral tetap berjalan normal meski terjadi pergantian kepemimpinan.
Sebagaimana diketahui, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mundur dari jabatanya setelah menjabat sejak 24 Mei 2018 atau selama 7 tahun dengan alasan pribadi.
Destry menegaskan, Bank Indonesia akan tetap menjalankan seluruh tugas dan mandat sesuai ketentuan yang berlaku serta mengacu pada praktik terbaik internasional.
“kami akan terus menjalankan tugas dan mandat yang diberikan kepada kami seperti biasa, seperti biasa kita lakukan selama ini, dan sesuai dengan best practice internasional juga, dan yang kami lakukan selama ini," ujar Destry dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (27/7).
Destry mengatakan, BI memiliki mekanisme pengambilan keputusan yang berjenjang sehingga seluruh kebijakan tetap diproses melalui tata kelola yang telah berjalan.
“Itu juga akan tetap menjadi pegangan kami juga dalam membuat decision-making process, di mana kita akan ada komite, kemudian akan ada Rapat Dewan Gubernur, dan seterusnya," ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kepemimpinan di Bank Indonesia bersifat kolektif-kolegial. Karena itu, seluruh anggota Dewan Gubernur akan tetap menjalankan tugas dan amanah bank sentral secara bersama-sama.
“Di Bank Indonesia, kepemimpinan ini adalah kolektif-kolegial. Jadi tentunya nanti kami berlima di sini akan juga terus melanjutkan tugas dan amanah yang harus dijalankan oleh Bank Indonesia secara kolektif-kolegial," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mundur dari jabatanya setelah menjabat sejak 24 Mei 2018 atau selama 7 tahun.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI telah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (26/7).
“Secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (27/7).
Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat tersebut dan memberi penghargaan terhadap Perry yang telah mengabdi selama 7 tahun sebagai Gubernur BI.
“Bapak presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo dan disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian beliau selama 7 tahun lamanya," ujarnya.