JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan Kamis (23/7), setelah ditutup melemah tipis sebesar 0,09 persen ke level 6,334 pada perdagangan Rabu (22/7).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6,441-6,545. Namun, investor perlu mencermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6,202-6,282.
Adapun level support IHSG berada di 6,111, 5,839. Sementara itu, level resistance berada di 6,377 dan 6,599.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham AADI. Pada perdagangan terakhir, saham AADI menguat 0,28 persen ke level 9.025, namun disertai dengan volume pembelian yang mengecil. Saat ini, posisi AADI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 8.625-8.925 dengan target harga 9.300 hingga 9.525 dan stop loss di bawah 8.325.
Sementara itu, saham CUAN juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham CUAN terkoreksi 2,04 persen ke level 720 dan disertai munculnya tekanan jual. Meski demikian, MNC Sekuritas memperkirakan posisi CUAN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 685-710 dengan target harga 815 hingga 915 dan stop loss di bawah 670.
Untuk saham PTBA, MNC Sekuritas turut merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham PTBA menguat 0,41 persen ke level 2.430 dan didukung munculnya volume pembelian, meskipun pergerakannya masih cenderung sideways. Saat ini, posisi PTBA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1) dari wave [C].
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.330-2.400 dengan target harga 2.480 hingga 2.570 dan stop loss di bawah 2.290.
Selain itu, saham VKTR direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham VKTR melonjak 10,32 persen ke level 855 dan disertai peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi VKTR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (A).
Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 805-845 dengan target harga 895 hingga 915 dan stop loss di bawah 770.