← Beranda
Prediksi IHSG Jumat 3 Juli: Rawan Koreksi, Cermati Strategi Saham Pilihan
Djati WaluyoJumat, 3 Juli 2026 | 18.29 WIB
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali melemah pada perdagangan Jumat (3/7) setelah sebelumnya ditutup menguat 0,87 persen ke level 5,744 pada perdagangan Kamis (2/7).

MNC Sekuritas dalam laporanya memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5,472-5,540. Namun, cermati skenario merah dimana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3.

Adapun level support IHSG berada di 5,486 dan 5,317. Sementara itu, level resistance berada di 6,007 dan 6,286.

Baca Juga: Ibrahimovic Nilai Roland Koeman Kehilangan Identitas Sepak Bola Belanda Usai Tersingkir dari Piala Dunia

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yakni PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Indofood Sukses Makmur (INDF).

Adapun, MNC Sekuritas merekomendasikan ADMR dan BRMS dengan strategi Buy on Weaknes, sedangkan RATU dengan strategi Trading Buy, dan INDF dengan strategi Sell on Strenghtt.

MNC sekuritas memperkirakan ADMR akan terkoreksi 1,380 persen ke level 1,380 disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 1,330 sebagai stoplossnya, maka posisi ADMR sedang berada di awal wave [c] dari wave B.

Baca Juga: TNI Siagakan Pasukan dan Tingkatkan Patroli Pasca Pembakaran Pesawat dan Penembakan Pilot di Yahukimo

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 1,350-1,375 dengan target harga 1,495 dan 1,595, serta stoploss di bawah 1,330.

Kemudian untuk BRMS, diperkirakan akan menguat 1,68 persen ke level 484 namun disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, kami perkirakan posisi BRMS sedang membentuk bagian dari wave 5 dari wave (C).

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 398-456 dengan target harga 600 hingga 725, serta stoploss di bawah 384.

MNC Sekuritas memperkirakan RATU akan melemah sebesar 5,41 persen ke level 5,250 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi RATU saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave C.

Investor disarankan melakukan Trading Buy di 5,075-5,225 dengan target harga 5,850 hingga 6,175, serta stoploss di bawah 4,930.

MNC Sekuritas memperkirakan INDF akan menguat 2,65 persen di level 6,775 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan INDF pun mampu menembus MA60.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi INDF sedang membentuk bagian akhir dari wave [a] sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan koreksi membentuk wave [b] ke rentang 6,425-6,550. Dengan strategi Sell on Strength di level 6,900-6,975.

EDITOR: Bintang Pradewo