JawaPos.com - Kanal distribusi bancassurance menjadi andalan perusahaan asuransi dalam memasarkan produk mereka di tengah persebaran virus SARS-CoV-2. Sebab, pertemuan langsung antara agen asuransi dan calon nasabah tidak dianjurkan.
"Bancassurance masih akan menjadi penyumbang premi terbesar di tengah pandemi Covid-19. Tahun lalu kontribusi bancassurance ke total pendapatan premi sekitar 43 persen, disusul kanal distribusi agency yang menyumbang sekitar 40 persen," ujar Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon, Selasa (28/4).
Menurut Budi, kontribusi bancassurance cukup tinggi pada masa pandemi ini. "Covid-19 ini memang berdampak negatif ke ekonomi. Tapi, di sisi lain, juga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi jiwa," ungkapnya.
Pertimbangan itulah yang mendorong PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon) dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) kembali memperkuat kerja sama. Kerja sama bancassurance sejak 2011 yang seharusnya berakhir tahun lalu kembali diperpanjang hingga 2036.