← Beranda
Tabungan Kurban dan Jalan Sunyi Menuju Kesalehan Sosial
Dimas ChoirulKamis, 28 Mei 2026 | 03.25 WIB
Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi menyerahkan satu ekor sapi untuk program Kurban Berkah Berdayakan Desa kepada Wakil Pemimpin Redaksi JawaPos.com Ilham Safutra di kantor Baznas RI di Jakarta Timur pada Selasa (26/5). (Dok. Baznas)

 

"Kebetulan dari Masjid Asy-Syukur ada program Tabungan Kurban. Itu terdiri dari jamaah Asy-Syukur dan warga sekitar Masjid Asy-Syukur."

Bagi Masjid Asy-Syukur, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kurban tidak dimulai ketika sapi dan kambing memasuki halaman masjid. Ibadah itu tumbuh dari setoran kecil yang dikumpulkan perlahan dari niat yang disimpan sepanjang tahun, lalu bermuara pada Hari Raya Idul Adha.

Dimas Choirul, reporter JawaPos.com

___

Pagi nun cerah menyorot halaman Masjid Asy-Syukur, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan saat perayaan Hari Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5).

Tepat setelah soal Ied, beberapa petugas jagal berkaus hijau hitam tampak bersiap. Hampir semua berbadan tegap dan berotot.

Kambing pertama diseret, keempat kakinya dipegang erat oleh para jagal. Imam sembelih bersiap membaca doa dan langsung mengayunkan tangan yang sudah tergantung pisau untuk menyembelih

"Mbeehhhhhhh" teriak kambing malang itu, seraya menjadi awal prosesi penyembelihan hewan kurban di Masjid Asy-Syukur.

Momen penyembelihan Idul Adha di Masjid ini ternyata tidak datang dalam sekejap. Ia tumbuh perlahan dari setoran kecil yang disisihkan berbulan-bulan dari niat yang ditabung diam-diam, lalu bermuara pada satu hari di mana takbir menyala bersahutan dan hewan kurban berdiri menunggu giliran disembelih.

Baca Juga: Kolaborasi Baznas–JawaPos.com Perluas Jangkauan Distribusi Kurban ke Warga Membutuhkan

Ketua Panitia Kurban Masjid Asy-Syukur, Dodi Chandra, menyebut pelaksanaan tahun ini berlangsung seperti biasanya, tetapi ada satu hal yang terasa berbeda: jumlah orang yang ikut berkurban bertambah.

“Alhamdulillah terjadi peningkatan dalam pekurban sendiri,” ujarnya kepada JawaPos.com.

Peningkatan itu tampak dari jumlah hewan yang diamanahkan untuk disembelih terdiri 18 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Namun angka-angka itu hanya permukaan dari cerita yang lebih panjang.

Di baliknya, ada program yang telah berjalan tanpa banyak suara. Ya, Program Tabungan Kurban. Program ini bukan sekadar tempat menyimpan uang. Ia lebih mirip ruang untuk merawat niat. Tidak ada hitung mundur yang menekan, tidak ada tenggat yang memburu.

“Jadi tabungan kurban juga terbuka untuk umum bagi siapa saja untuk melakukan kurban di Asy-Syukur,” kata Dodi.

Di tengah banyaknya kebutuhan hidup yang datang silih berganti, program ini memberi keringanan. Jemaah diberi ruang untuk menentukan sendiri kapan mulai menabung, berapa yang disisihkan, dan kapan merasa siap menjadi pekurban.

Baca Juga: Gandeng BAZNAS Wangikan 100 Masjid, Hadirkan Kenyamanan Ibadah selama Ramadhan

“Untuk program tabungan kurban, kita kepada jamaah, kita meluncurkan untuk tanpa ada batas waktu penentuan kurban. Jadi bagaimana jemaah itu dapat mengatur sendiri setorannya dan waktu yang ingin dilakukan pendaftaran kurbannya,” ujar Dodi.

Karena itu, program ini dibuka sepanjang tahun oleh Panitia Kurban Masjid Asy-Syukur. Untuk tahun ini, jumlah pekurban di Masjid Asy-Syukur mencapai lebih dari 160 orang.

Adapun mekanisme distribusi daging kurban telah disusun berdasarkan pola yang dijalankan pada tahun-tahun sebelumnya agar penyaluran berlangsung merata dan tepat sasaran. Jumlah paket daging yang dibagikan tahun ini sebanyak 2.000 bungkus.

“Kalau untuk pendistribusian itu sudah terstruktur dari tahun-tahun sebelumnya, baik kita distribusikan kepada jemaah, panitia pun juga mendistribusikan ke beberapa titik, dan termasuk pengurus pun juga akan mendistribusikan ke warga sekitar yang membutuhkan,” katanya.

Baca Juga: Tiga Masjid Darurat Dibangun Baznas di Gaza Palestina

Kolaborasi Baznas-JawaPos.com

Tak hanya bekerja sendiri, momen IdulAdha tahun ini, pihak masjid juga berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Jawapos.com sebagai media pemberitaan hari raya.

Baznas menyalurkan satu ekor sapi untuk dipotong dan didistribusikan melalui panitia kurban masjid kepada masyarakat yang membutuhkan. Sapi tersebut memiliki bobot lebih dari 300 kilogram dan menjadi bagian dari total hewan kurban yang diproses di Masjid Asy-Syukur tahun ini.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, pendistribusian kurban tersebut merupakan upaya Baznas untuk memperluas manfaat daging kurban kepada kelompok pekerja rentan, termasuk para pekerja pendukung di sektor media.

Ia mengatakan, terdapat banyak pekerja pendukung yang turut berperan menjaga operasional media, termasuk di antaranya dari tenaga kebersihan, keamanan, sopir, hingga pekerja lapangan.

“Hari ini Baznas berkolaborasi dengan para media massa nasional. Penyerahan sapi kurban ini nantinya diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Saya kira ini merupakan bentuk kerja sama dan kolaborasi yang baik,” kata Zainut, Rabu (27/5).

Baznas memandang media bukan sekadar saluran informasi, melainkan juga mitra dakwah dan mitra kemanusiaan yang selama ini turut membantu menyebarluaskan berbagai program pemberdayaan dan kemanusiaan kepada masyarakat.

Melalui program Kurban Berkah Berdayakan Desa yang diinisiasi Baznas, terdapat beberapa target yang ingin dicapai. Pertama, bagaimana Baznas dapat membantu para peternak yang selama ini menjadi binaan kami maupun peternak lainnya.

"Kedua, kami ingin memastikan kesejahteraan dapat dirasakan secara merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga di pedesaan. Dan yang ketiga, memastikan konsumsi daging dan protein juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan," jelas Zainut.

Baca Juga: Buruan Daftar! Baznas DKI Buka Pendaftaran Mudik Gratis Bagi Disabilitas

Dalam penyalurannya, Baznas memprioritaskan kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Penyaluran dilakukan melalui berbagai skema, baik berdasarkan amanah khusus dari mudhahi maupun distribusi umum kepada masyarakat rentan.

Wakil Pemimpin Redaksi JawaPos.com Ilham Safutra menyambut baik kolaborasi dari Baznas dan partisipasi dari Masjid Asy-Syukur. Tanpa peran serta dari DKM Masjid Asy-Syukur, sapi yang diterima JawaPos.com dari Baznas belum tentu maksimal tersalurkan ke masyarakat.

Menurut Uda Ilham, sapaan akrabnya, kolaborasi ini sangat penting untuk menyebar kebaikan kurban ke khalayak.

"Kami dari sisi media selalu siap untuk mendukung kepentingan masyarakat, tentu ini menjadi kolaborasi yang baik, membantu edukasi masyarakat terkait makna berkurban," tandasnya. (*)

EDITOR: Ilham Safutra