← Beranda
Sabina Guseynova, Penari Uzbekistan yang Pernah Jadi Istri Guruh Soekarnoputra
Abdul Rahman• Minggu, 27 September 2026 | 20.02 WIB
Sabina Guseynova, penari asal Uzbekistan yang pernah menjadi istri dari Guruh Soekarnoputra. (TikTok: rey_nindawikara)

 

JawaPos.com - Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026. Kepergian putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati itu tidak hanya membuat publik kembali mengenang kiprahnya di dunia seni, tetapi juga perjalanan kehidupan pribadinya.

Salah satu bagian kehidupan Guruh yang kembali menjadi perhatian adalah pernikahannya dengan Sabina Guseynova Padmavati, perempuan asal Uzbekistan yang dikenal sebagai seorang penari.

Hubungan Guruh dan Sabina bermula dari pertemuan mereka dalam sebuah festival seni internasional di Pyongyang, Korea Utara, pada April 2002. Kala itu, Guruh berada di sana bersama rombongan kesenian, sementara Sabina tampil sebagai penari dari Uzbekistan.

Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi hubungan yang lebih serius. Guruh membawa Sabina ke Indonesia dan memperkenalkannya kepada keluarga besar Soekarno, termasuk Megawati Soekarnoputri yang ketika itu menjabat sebagai Presiden RI.

Baca Juga: Ternyata Guruh Soekarnoputra Pernah Mau Jadi Ketua Umum Partai, Begini Ceritanya

Menikah di Tashkent pada 2002

Kisah cinta keduanya berlangsung relatif cepat. Pada September 2002, Guruh datang ke Uzbekistan untuk melamar Sabina.

Guruh dan Sabina melangsungkan akad nikah secara Islam di Tashkent pada 20 September 2002. Saat itu Guruh berusia 49 tahun, sedangkan Sabina berusia 22 tahun. Perbedaan usia keduanya sekitar 27 tahun.

Pernikahan tersebut kemudian dilanjutkan dengan resepsi di Jakarta pada Oktober 2002. Acara yang menggunakan adat Jawa itu digelar di kawasan Jalan Sriwijaya, Kebayoran, Jakarta Selatan, dan dihadiri ribuan tamu.

Pernikahan Guruh dan Sabina juga memiliki sisi yang cukup unik. Salah satu laporan menyebut mahar yang diberikan Guruh berupa Al-Qur'an serta buku karya Bung Karno, Di Bawah Bendera Revolusi, yang memiliki nilai personal sekaligus historis bagi keluarga Soekarno.

Sabina Dikenal Sebagai Penari Asal Uzbekistan

Sabina bukan berasal dari lingkungan hiburan Indonesia. Ia memiliki latar belakang seni tari dan dikenal sebagai penari asal Uzbekistan.

Kesamaan ketertarikan terhadap seni menjadi salah satu titik temu Guruh dan Sabina. Guruh sendiri sejak muda telah dikenal sebagai seniman yang menekuni tari, musik, koreografi, hingga seni pertunjukan.

Sementara itu, Sabina lebih banyak dikenal publik Indonesia karena hubungannya dengan Guruh. Setelah pernikahan mereka berakhir, namanya tidak lagi banyak muncul dalam pemberitaan media Tanah Air.

Guruh menikah dengan Guseynova Sabina Padmavati pada 2002 dan hubungan tersebut berakhir pada 2009. 

Rumah Tangga Berakhir Setelah Tujuh Tahun

Pernikahan Guruh dan Sabina tidak berlangsung hingga akhir hayat. Setelah sekitar tujuh tahun membina bahtera rumah tangga, keduanya bercerai pada 2009.

Dari pernikahan tersebut, Guruh dan Sabina tidak memiliki anak. Usai cerai, Sabina kemudian kembali ke Uzbekistan. Namun, informasi mengenai kehidupan pribadinya setelah perceraian relatif terbatas sehingga tidak banyak hal yang bisa dipastikan mengenai aktivitasnya saat ini.

Setelah kabar meninggalnya Guruh beredar, perhatian publik terhadap sosok Sabina lebih banyak berkaitan dengan statusnya sebagai mantan istri sang seniman.

Guruh Soekarnoputra Meninggal di Usia 73 tahun

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 04.16 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun.

Guruh sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit setelah kondisi kesehatannya menurun. Meski demikian, hingga laporan mengenai wafatnya disampaikan, penyebab medis spesifik kematiannya belum diumumkan secara resmi kepada publik. Namun, Guruh dikabarkan memiliki riwayat gangguan jantung sejak tahun 2011.

Sepanjang hidupnya, Guruh lebih dikenal melalui kiprahnya di dunia seni dan kebudayaan. Ia mendirikan Swara Maharddhika dan Gencar Semarak Perkasa (GSP) Production serta terlibat dalam proyek musik Guruh Gipsy.

Baca Juga: Doddy Katamsi Dirawat di Rumah Sakit Akibat Permasalahan Jantung

Salah satu karya yang terus dikenang adalah lagu Kala Sang Surya Tenggelam. Sementara kiprahnya bersama Guruh Gipsy juga menjadi bagian penting dalam sejarah musik Indonesia. Selain itu, Guruh juga pernah menjadi anggota DPR RI hingga beberapa periode.

EDITOR: Abdul Rahman