← Beranda
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Abdul Rahman• Jumat, 25 September 2026 | 03.16 WIB
Guruh Soekarnoputra. (istimewa)

 

JawaPos.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari seniman sekaligus budayawan Guruh Soekarnoputra. Putra Presiden pertama RI Soekarno tersebut tengah menjalani perawatan intensif di RS Siloam Semanggi, Jakarta.

Kondisi Guruh Soekarnoputra dikabarkan sedang kritis dan belum sadarkan diri sampai sekarang. Hal itu disampaikan Didi Mahardika yang merupakan keponakan dari Guruh saat dihubungi awak media.

Didi mengatakan, Guruh saat ini masih berada dalam penanganan dan pengawasan intensif tim dokter rumah sakit. 

"Kondisi om Guruh saat ini sedang tidak baik," kata Didi melalui sambungan telepon, Kamis (24/9).

Baca Juga: PK Nikita Mirzani Ditolak MA, Hukuman 6 Tahun Penjara Tetap Berlaku

Menurut Didi, masalah kesehatan Guruh sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Selama sekitar satu tahun belakangan, kondisi kesehatan Guruh sudah dalam keadaan tidak baik.

Sebelum menjalani perawatan di RS Siloam Semanggi, Guruh sempat menjalani perawatan selama sekitar empat minggu di RS Medistra Jakarta.

Saat menjalani perawatan di RS Medistra, kondisi Guruh sebenarnya sempat menunjukkan perbaikan. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama karena kondisinya kembali memburuk hingga akhirnya mendapatkan penanganan intensif di RS Siloam Semanggi.

"Saat ini kondisinya masih belum sadar dan masih dalam penanganan dan pengawasan intensif dari tim dokter di RS Siloam Semanggi," ujar Didi.

Keluarga memohon doa dari masyarakat untuk kesembuhan sang seniman. 

"Mohon doanya agar kondisi beliau kembali sehat dan kami sekeluarga juga tetap optimis bahwa om Guruh bisa kembali sehat," tutur Didi.

Baca Juga: Dibintangi Aulia Sarah, Film Pirunduk Angkat Urban Legend Masyarakat Kalimantan Selatan

Hingga kini, keluarga belum bersedia memberikan informasi mengenai penyakit yang menyebabkan Guruh harus menjalani perawatan intensif.

"Sejauh ini ada permintaan dari keluarga untuk tidak terlebih dahulu memberikan informasi terkait sakitnya apa," tuturnya.

EDITOR: Abdul Rahman